Jasa pengiriman barang adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang yang memberikan pelayanan pengiriman barang. Kita semua sudah tahu bahwa suatu barang akan dikirim karena adanya suatu kebutuhan untuk memindahkan atau mengirim barang dari satu tempat ke suatu tempat lainnya. Adapun bisanya juga pengiriman barang bisa terjadi jika ada keadaan seperti berikut:
• Adanya terjadi transaksi antara penjual dan pembeli barang
• Adanya kebutuhan suatu barang di tempat lain
Proses pengiriman suatu barang yang terjadi pasti akan membutuhkan suatu proses. adapun suatu proses yang biasanya dipakai untuk mengirim suatu barang adalah:
• Proses pengiriman barang dengan metode tenaga manusia
• Proses pengiriman barang dengan metode alat atau teknologi buatan manusia, misalnya mobil, truk, kapal dll.
Metode pengiriman barang dari satu tempat ke tempat lain menggunakan alat atau teknologi disebut alat transportasi. Sedangkan sarana alat transportasi bisa melalui jalur darat, jalur laut maupun udara. Baik yang bersifat antar kota ataupun antar negara.
Alat transportasi umumnya bersifat terbatas bagi sebagian kalangan orang. Untuk itulah akan sangat dibutuhkan pihak ketiga untuk membantu proses pengiriman barang tersebut, lalu berdirilah suatu perusahaan jasa pengirman barang. Oleh karena itu kenapa orang masih membutuhkan saja pengiriman barang.
Fenomena Perusahaan Jasa Pengiriman Barang di Indonesia
Untuk menentukan dan memilih perusahaan jasa pengiriman barang tidaklah susah, yang penting setidaknya sudah memenuhi standard seperti berikut:
• Legalitas perusahaan, disini dimaksud perusahaan haruslah mempunyai kredibilitas atau sudah mempunyai badan usaha yang legal dan mempunyai alamat jelas yang bisa ditemukan.
• Jangkauan pengiriman yang luas, hingga bisa mengirim barang ke beberapa kota besar di Indonesia.
• Tarif yang diberlakukan haruslah kompetitif dan terjangkau.
• Pelayanan dengan prioritas kepuasaan pelanggan.
• Mampu mengirim barang dengan waktu yang tepat dan sesuai.
• Mudah dalam melakukan pelacakan status barang yang sedang dikirim.
Selain dari sisi standard tersebut, maka perusahaan jasa pengiriman barang juda harus memastikan kebutuhan akan pelayanan dari pengguna jasa. Ada beberapa pelayanan yang mungkin dibutuhkan oleh para pengguna jasa seperti berikut:
• Port – Port, pengiriman barang terminal ke terminal lainnya (bandar udara, pelabuhan dan stasiun)
• Port – Door, pengiriman barang dari terminal ke lokasi gudang/pabrik dari pengguna jasa.
• Door – Door, pengiriman barang dari lokasi gudang/pabrik pengguna jasa ke lokasi gudang/pabrik lain yang ditujukan.
• Door – Port, pengiriman barang dari lokasi gudang/pabrik pengguna jasa ke terminal bandar udara, pelabuhan dan stasiun.
Dan sama halnya seperti pengiriman ke luar negeri, beberapa hal yang harus diperhatikan seperti:
• jasa yang akan dipakai, karena banyak jasa yang menyediakan pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri. Dan tentunya masing-masing jasa memiliki kelebihan serta kekurangannya.
• barang yang akan dikirim, karena tidak semua barang dapat lolos dibea cukai. Dan beberapa barang yang tidak boleh dikirim dari Indonesia ke luar negeri seperti liquid, alcohol, obat-obatan terlarang, barang yang mudah terbakar.
Di sindoshipping kita menerima pengiriman dari Indonesia ke luar negeri melalui via DHL. Karena kita bekerja sama dalam pengiriman ke luar negeri. Dengan range harga 350.000/kg dan volume box. Dimana perhitungannya jika kg nya sedikit tetapi volume nya besar maka yang terhitung volume box untuk harga, begitupun sebaliknya.
Lalu bagaimana cara membooking pengiriman dari Indonesia ke luar negeri via DHL?
– Pertama, hubungi pihak customer service sindoshipping (+6281296055142) untuk inquiry pengiriman disertakan invoice serta value harga
– Kedua, dari pihak kami akan mengarrange dan mendata barang kiriman anda, agar pihak DHL mempick up barang di rumah anda
Dan melalui pengiriman kami keluar negeri selalu transit di singapura. Jadi jika pengiriman dari Indonesia ke USA akan transit ke Singapore. Dengan Kerjasama DHL pengiriman dari Indonesia ke luar negeri jadi lebih aman dan mudah, karena kami melakukan service door to door
Mengapa menggunakan port Singapura-Batam menjadi pintu masuk yang terbaik untuk mengimpor barang ke Indonesia dibandingkan port Jakarta langsung?
Menggunakan port Singapura-Batam sebagai pintu masuk untuk mengimpor barang ke Indonesia telah menjadi pilihan yang semakin populer dan strategis dibandingkan dengan menggunakan port Jakarta langsung. Pilihan ini didorong oleh beberapa faktor penting, termasuk efisiensi operasional, biaya logistik yang lebih rendah, serta tren pasar yang semakin mengarah pada pengelolaan rantai pasokan yang lebih efisien. Port Singapura, sebagai salah satu pelabuhan tersibuk dan paling maju di dunia, telah lama diakui sebagai pusat logistik global dengan infrastruktur yang sangat modern dan konektivitas yang luar biasa. Singapura telah membangun reputasi sebagai hub perdagangan internasional yang sangat efisien, dengan lebih dari 130.000 kapal yang masuk dan keluar setiap tahunnya, menjadikannya pelabuhan tersibuk kedua di dunia setelah Shanghai.
Salah satu alasan utama mengapa port Singapura-Batam lebih unggul daripada port Jakarta adalah infrastruktur dan manajemen pelabuhan yang lebih baik. Port Singapura dilengkapi dengan fasilitas canggih yang memungkinkan penanganan barang dengan kecepatan dan efisiensi tinggi. Misalnya, teknologi otomatisasi di terminal kontainer memungkinkan proses bongkar muat dilakukan dengan cepat, sehingga mengurangi waktu tunggu kapal dan mempercepat pengiriman barang. Di sisi lain, port Jakarta, meskipun telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, masih menghadapi tantangan signifikan dalam hal kemacetan dan inefisiensi operasional. Menurut data dari Asosiasi Logistik Indonesia, waktu tunggu kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dapat mencapai hingga tiga hari, sedangkan di Singapura, waktu tunggu rata-rata hanya beberapa jam. Hal ini jelas menunjukkan perbedaan dalam efisiensi yang dapat berdampak langsung pada biaya dan waktu pengiriman.
Selain efisiensi operasional, biaya logistik juga menjadi pertimbangan penting dalam memilih jalur Singapura-Batam. Meskipun Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan biaya hidup yang tinggi, efisiensi pelabuhan dan skala ekonomi yang tercapai melalui volume perdagangan yang besar memungkinkan biaya operasional tetap kompetitif. Dengan menggunakan jalur Singapura-Batam, perusahaan dapat mengurangi biaya logistik secara signifikan. Misalnya, dengan mengkonsolidasikan pengiriman di Singapura sebelum dikirim ke Batam, perusahaan dapat menghindari biaya-biaya tambahan yang biasanya dikenakan di pelabuhan yang kurang efisien. Selain itu, Batam sebagai zona perdagangan bebas menawarkan insentif pajak dan bea masuk yang lebih rendah, menjadikannya pilihan yang menarik bagi importir. Menurut laporan dari Badan Pengusahaan Batam, volume perdagangan yang melewati Batam telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 8% sejak 2018.
Tren global juga menunjukkan bahwa perusahaan semakin mengadopsi strategi rantai pasokan yang lebih fleksibel dan terdiversifikasi. Dalam konteks ini, port Singapura-Batam memberikan keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh port Jakarta. Misalnya, dalam menghadapi ketidakpastian global seperti perang dagang atau pandemi, memiliki opsi transit melalui Singapura memungkinkan perusahaan untuk dengan cepat menyesuaikan rute pengiriman mereka sesuai dengan kondisi pasar yang berubah-ubah. Singapura, dengan jaringan transportasi globalnya yang luas dan hubungan diplomatik yang kuat, menawarkan stabilitas dan prediktabilitas yang sangat dihargai oleh perusahaan multinasional. Sebagai contoh, selama pandemi COVID-19, ketika banyak pelabuhan di seluruh dunia mengalami gangguan operasional, port Singapura tetap beroperasi dengan kapasitas penuh, memungkinkan aliran perdagangan internasional tetap berjalan lancar.
Dampak dari pilihan jalur Singapura-Batam juga dirasakan oleh pasar global dan konsumen umum. Dengan mengurangi biaya logistik dan mempercepat waktu pengiriman, konsumen dapat menikmati harga produk yang lebih kompetitif dan ketersediaan barang yang lebih cepat. Dalam era perdagangan elektronik yang semakin berkembang, di mana kecepatan pengiriman sering kali menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian konsumen, keunggulan logistik dari jalur ini menjadi semakin relevan. Menurut laporan dari McKinsey & Company, perdagangan elektronik di Asia Tenggara diperkirakan akan tumbuh sebesar 22% per tahun hingga 2025, dan Indonesia sebagai pasar terbesar di kawasan ini akan memainkan peran kunci dalam pertumbuhan tersebut. Dengan demikian, memiliki jalur distribusi yang efisien melalui Singapura-Batam dapat menjadi keunggulan kompetitif yang signifikan bagi perusahaan yang ingin menangkap peluang pertumbuhan di pasar Indonesia.
Selain itu, Singapura-Batam juga memberikan keuntungan dalam hal diversifikasi risiko. Dengan adanya dua pintu masuk yang berbeda, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada satu pelabuhan saja, yang bisa menjadi masalah jika terjadi gangguan operasional di salah satu pelabuhan. Diversifikasi ini juga memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan rantai pasokan mereka sesuai dengan perubahan permintaan pasar dan kondisi operasional. Dalam jangka panjang, strategi ini tidak hanya mengurangi biaya tetapi juga meningkatkan ketahanan operasional perusahaan.
Brand dan perusahaan yang trending juga semakin banyak yang memanfaatkan jalur ini untuk memperluas jangkauan pasar mereka di Indonesia. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan seperti Lazada dan Shopee telah menjadikan Singapura sebagai pusat distribusi utama mereka untuk Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dengan adanya pusat distribusi di Singapura, mereka dapat dengan mudah dan cepat mengirimkan produk ke Batam dan kemudian ke seluruh Indonesia, mengurangi waktu pengiriman dan biaya logistik. Tren ini menunjukkan bahwa port Singapura-Batam tidak hanya menjadi pilihan yang lebih efisien, tetapi juga lebih sesuai dengan kebutuhan pasar modern yang menuntut kecepatan dan keandalan.
Penggunaan port Singapura-Batam sebagai pintu masuk untuk mengimpor barang ke Indonesia menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan dengan port Jakarta langsung. Efisiensi operasional, biaya logistik yang lebih rendah, serta tren pasar yang mendukung pengelolaan rantai pasokan yang lebih fleksibel dan terdiversifikasi menjadikan jalur ini sebagai pilihan yang lebih unggul. Dengan dampak positif yang dirasakan oleh pasar global dan konsumen umum, serta diversifikasi risiko yang lebih baik, tidak mengherankan jika semakin banyak perusahaan yang memilih jalur Singapura-Batam untuk memasuki pasar Indonesia.
Bagaimana dalam sisi pajak, port FTZ Singapura-FTZ Batam menjadi pintu masuk yang terbaik untuk mengimpor barang ke Indonesia?
Port FTZ Singapura dan FTZ Batam telah menjadi dua titik strategis yang memainkan peran kunci dalam memfasilitasi impor barang ke Indonesia, khususnya dari perspektif pajak. Keduanya beroperasi di bawah sistem Free Trade Zone (FTZ), yang memberikan banyak manfaat pajak bagi perusahaan dan individu yang terlibat dalam perdagangan internasional. Sistem FTZ memungkinkan barang-barang untuk diimpor, disimpan, dan diolah di dalam zona tersebut tanpa dikenakan bea masuk dan pajak, asalkan barang tersebut tidak memasuki pasar domestik. Ini menciptakan peluang besar bagi perusahaan untuk memaksimalkan efisiensi biaya dan logistik, terutama dalam konteks perdagangan lintas batas yang semakin meningkat.
Singapura, sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di dunia, memiliki infrastruktur yang sangat canggih dan sistem logistik yang efisien. Pelabuhan Singapura adalah salah satu yang tersibuk di dunia, dengan volume kargo tahunan mencapai ratusan juta TEU (twenty-foot equivalent unit). Keunggulan ini membuat Singapura menjadi titik transit utama untuk barang-barang yang ditujukan ke Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Dengan FTZ, perusahaan dapat menyimpan barang-barang mereka di Singapura tanpa harus membayar bea masuk atau pajak lainnya, yang memungkinkan mereka untuk menunda kewajiban pajak hingga barang-barang tersebut benar-benar dijual atau dikirim ke pasar akhir.
Di sisi lain, Batam sebagai bagian dari FTZ di Indonesia, menawarkan keuntungan serupa dengan Singapura, tetapi dengan biaya yang lebih rendah. Biaya operasional di Batam, termasuk biaya tenaga kerja dan sewa gudang, cenderung lebih rendah dibandingkan Singapura. Ini membuat Batam menjadi pilihan yang sangat menarik bagi perusahaan yang ingin mengurangi biaya sambil tetap memanfaatkan fasilitas FTZ. Selain itu, lokasi geografis Batam yang dekat dengan Singapura memungkinkan akses cepat dan mudah ke pelabuhan dan bandara internasional, yang sangat penting untuk efisiensi rantai pasok.
Tren dalam perdagangan global menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume barang yang diimpor melalui FTZ Singapura dan Batam. Dalam beberapa tahun terakhir, perdagangan antara Indonesia dan Singapura terus berkembang, dengan nilai impor dari Singapura ke Indonesia mencapai miliaran dolar setiap tahunnya. Sebagian besar impor ini terdiri dari barang-barang elektronik, mesin, dan produk manufaktur lainnya yang memiliki nilai tambah tinggi. Dengan adanya FTZ, perusahaan-perusahaan dapat memanfaatkan keuntungan pajak untuk memaksimalkan margin keuntungan mereka.
Selain itu, pengaruh globalisasi dan pertumbuhan e-commerce lintas batas telah mendorong peningkatan permintaan untuk solusi logistik yang efisien. Konsumen di Indonesia semakin sering membeli barang dari luar negeri melalui platform e-commerce internasional, dan FTZ Singapura serta Batam telah menjadi pusat utama untuk memenuhi permintaan ini. Penggunaan FTZ memungkinkan perusahaan e-commerce untuk menyimpan barang-barang mereka di Singapura atau Batam, kemudian mengirimkannya ke Indonesia sesuai permintaan, tanpa harus membayar bea masuk atau pajak tambahan yang signifikan.
Dari sudut pandang pajak, sistem FTZ memberikan fleksibilitas yang besar. Misalnya, barang-barang yang masuk ke FTZ tidak dikenakan bea masuk atau PPN selama barang tersebut tidak masuk ke pasar domestik. Jika barang tersebut diekspor kembali, maka tidak ada kewajiban pajak yang harus dibayar. Ini sangat berguna bagi perusahaan yang beroperasi di industri dengan margin keuntungan yang ketat, karena mereka dapat menunda atau bahkan menghindari pajak sampai barang-barang tersebut dijual ke pasar yang menguntungkan.
Dalam hal dampak global, FTZ Singapura dan Batam tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara, tetapi juga bagi perusahaan global yang ingin menjangkau pasar ASEAN. Dengan menggunakan FTZ Singapura dan Batam sebagai titik masuk, perusahaan global dapat mengurangi biaya operasional mereka dan meningkatkan efisiensi rantai pasok mereka. Hal ini juga memungkinkan mereka untuk bersaing lebih efektif di pasar yang sangat kompetitif seperti Indonesia, di mana konsumen semakin sensitif terhadap harga dan nilai.
Merek-merek besar seperti Apple, Samsung, dan perusahaan elektronik lainnya telah lama memanfaatkan FTZ ini untuk mengelola rantai pasok mereka di Asia Tenggara. Produk-produk ini sering kali disimpan di FTZ Singapura sebelum dikirim ke pasar Indonesia atau diekspor kembali ke negara lain. Strategi ini memungkinkan mereka untuk memanfaatkan keuntungan pajak dan logistik yang ditawarkan oleh FTZ, sambil tetap memenuhi permintaan konsumen dengan cepat dan efisien.
FTZ Singapura dan Batam menawarkan solusi yang optimal bagi perusahaan yang ingin memaksimalkan efisiensi biaya dan logistik dalam perdagangan internasional. Dengan sistem pajak yang fleksibel dan fasilitas infrastruktur yang canggih, kedua FTZ ini telah menjadi pintu masuk yang terbaik untuk mengimpor barang ke Indonesia. Keuntungan pajak yang ditawarkan oleh FTZ memungkinkan perusahaan untuk menunda atau menghindari pajak hingga barang-barang tersebut benar-benar dijual atau dikirim ke pasar akhir, yang sangat penting dalam konteks perdagangan global yang semakin kompetitif. Dengan tren e-commerce lintas batas yang terus meningkat, FTZ Singapura dan Batam diharapkan akan terus memainkan peran penting dalam memfasilitasi perdagangan antara Indonesia dan dunia.
Mengapa Anda harus mengirim dengan SindoShipping dan bagaimana perusahaan kami dapat membantu Anda dan bisnis Anda dalam mengirim barang dan produk Anda ke Indonesia?
Visi perusahaan kami adalah untuk membantu perusahaan di seluruh dunia agar dapat mengekspor produk mereka ke Indonesia dengan mudah dan memperluas pasar mereka secara global, terutama di Asia Tenggara. Indonesia adalah pasar internet terdepan dan ekonomi terbesar di kawasan ini, dan kami ingin mempermudah proses impor ke negara ini. Kami juga ingin membantu jutaan orang Indonesia untuk mengakses produk dari seluruh dunia melalui sistem pengiriman yang efektif.
Dengan dokumentasi dan perantara yang tepat, kami dapat membantu pelanggan kami mengirim beberapa kategori barang yang memiliki batasan terbatas ke Indonesia tanpa masalah langsung ke alamat pelanggan. Kami memahami proses dan regulasi impor, termasuk proses perpajakan impor.
SindoShipping telah mengkhususkan diri dalam pengiriman barang elektronik, produk teknologi tinggi, kosmetik, barang mewah, mainan, suplemen dan vitamin, fashion, tas dan sepatu, serta obat tradisional ke Indonesia sejak tahun 2014. Kami menawarkan akurasi pengiriman yang tinggi dan pelacakan langsung yang tersedia selama pengiriman lintas batas sehingga pelanggan dapat merasa aman dan nyaman dengan pengiriman mereka. Hubungi kami sekarang untuk detail lebih lanjut di 6282144690546 dan kunjungi situs kami di sindoshipping.com.





