Contact us now for any inquiry about shipment  click here

SindoShipping by Seeds (S) Int P/L Co Reg UEN 202523778K

SindoShipping is more than a courier. It’s the trusted logistics partner that powers Indonesia’s new wave of digital entrepreneurs. With a clean flat-rate model, a laser focus on cross-border pain points, and a digital-first outreach strategy, We are aiming to enable more local business in Indonesia.

We are cross-border logistics and e-commerce enabler that empowers Indonesian resellers, SMEs, and digital sellers to import products seamlessly from Singapore, USA, China, Korea, and other global trade hubs. We combine freight forwarding, warehousing, customs clearance, and last-mile delivery into a single affordable and transparent platform..

Di zaman sekarang  ini semua aktivitas di lakukan secara online dari belanja kebutuhan hidup , bekerja dari rumah ,hingga belajar sekarang sudah dilakukan secara daring , dan sebagai pelajar pasti membutuhkan buku-buku untuk menunjang kebutuhan belajar mereka . buku sekarang bisa kita dapatkan di toko / supermarket terdekat tetapi masi ada beberapa buku yang masi susah di cari di Indonesia , maka dari itu sekarang banyak orang yang membeli buku import dari luar negeri alasannya karena lebih mudah didapat dan juga harga yang didapatkan bisa lebih murah.

Jika ada aktivitas pembelian belanja online , pasti dibutuhkan adanya jasa pengiriman barang yang melayani pengiriman dari luar negeri ke Indonesia , maka dari itu Sindo Shipping hadir untuk membantu kalian untuk masalah pengiriman barang dari luar negeri .

Sindo shipping juga melayani jasa Pick Up Barang, yang dimana jika barang kalian berada di singapura dan tidak bisa dikirimkan ke Gudang kami. Kami menyediakan jasa pick up barang, dengan additional charge. Jadi memudahkan anda dalam proses pengiriman barang. Dan bagi kalian di luar singapura jangan khawatir karna kami juga memiliki kerja sama dengan DHL dengan system door to door yang juga bisa mempick up barang kalian.

Jika anda ingin membeli buku-buku import dari luar negeri berikut ini adalah rekomendasi website toko di luar negeri :

1. Book Depository (bookdepository.com)

2. Open Trolley (opentrolley.co.id)

3. Books & Beyond (booksbeyond.co.id)

4. ThriftBooks (thriftbooks.com)

Rekomendasi buku import best seller

1. Norwegian Wood

Norwegian Wood merupakan novel yang terbit pada tahun 1987 ditulis oleh penulis asal Jepang, Haruki Murakami.

Diceritakan dari sudut pandang orang pertama Toru Watanabe, yang mengingat kembali masa lalunya sebagai mahasiswa yang tinggal di Tokyo.

Melalui kenang-kenangan Watanabe, pembaca dapat melihat cara Watanabe mengembangkan hubungan di antara dua wanita yang sangat berbeda. Naoko yang cantik namun bermasalah secara emosional, dan Midori yang ramah dan penuh semangat.

2. All The Bright Places

Rekomendasi buku selanjutnya adalah karya dari Jennifer Niven yang diterbitkan pada 2015, All The Bright Places.

Dalam buku ini, pembaca akan mendapat banyak pelajaran hidup. Theodore Finch dan Violet Markey, dua remaja yang bertemu dengan visi yang berbeda.

Finch menginginkan dirinya untuk segera meninggal, sementara Markey berusaha keras untuk hidup. Akhir dalam novel ini mengandung makna yang sangat mendalam.

3. The Power of Language

Untuk kamu yang seorang ARMY, terlebih fans fanatik dari V BTS, pasti sudah tidak asing dengan buku yang satu ini.

Buku karya Shin Do Hyun dan Yoon Na Ru ini mengajak para pembaca untuk memikirkan kembali cara berbahasa, juga mengajarkan bagaimana cara menggunakan kata-kata. Dengan begitu, pembaca bisa menyampaikan maksud dalam ucapan dan menghindar dari bahaya yang mungkin timbul dari ucapan yang keluar.

Buku best seller ini mampu mengusir kebosanan saat self-quarantine seperti saat ini.

Itulah beberapa rekomendasi  buku import best seller yang bisa kalian beli secara online, membaca buku tak cuma perkara menambah wawasan. Lebih dari itu, membaca buku setiap hari memberikan manfaatnya untuk menjaga fungsi otak. Manfaat itu bahkan diklaim bisa bertahan seumur hidup. Berikut ini adalah manfaat dari membaca buku

Manfaat membaca buku

1. Memperkuat otak

Bukan rahasia lagi, kegiatan membaca buku dapat membantu memperkuat otak. Hal tersebut telah dibuktikan dalam sejumlah penelitian.

Para peneliti menyebut, kegiatan membaca buku melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks dalam otak. Saat kemampuan membaca buku Anda bertambah, jaringan-jaringan itu akan menjadi lebih kuat dengan sendirinya.

2. Meningkatkan kemampuan berempati

Sejumlah penelitian menemukan, orang yang gemar membaca buku fiksi sastra punya kemampuan yang tinggi untuk berempati dan memahami perasaan orang lain.

3. Menambah kemampuan berbahasa

Buku selalu diisi oleh ribuan kosakata yang tumpah ruah di sana. Kehadiran ribuan kosakata itu membuat kebiasaan membaca buku secara bertahap mampu mengembangkan kemampuan seseorang dalam berbahasa.

Penting untuk dicatat, kemampuan untuk berbahasa menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan. Sebuah jajak pendapat menemukan, 69 persen perusahaan akan mempekerjakan karyawan dengan keterampilan berbahasa yang mumpuni. Membaca buku menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Anda.

4. Mencegah penurunan fungsi kognitif

Beberapa studi mempelajari hubungan antara kebiasaan membaca buku dan penurunan fungsi kognitif pada orang lanjut usia. Hasilnya, fungsi kognitif pada lansia yang rajin membaca buku cenderung meningkat.

5. Mengurangi stres

Baca lah buku untuk mengurangi stres yang dirasa. Sekelompok peneliti pernah mengamati efek yoga, humor, dan kegiatan membaca buku pada tingkat stres seseorang. Hasilnya, 30 menit membaca buku dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan perasaan tertekan. Manfaat ini sama efektifnya dengan yoga atau mendengarkan cerita jenaka

Itulah beberapa manfaat jika kita sering membaca buku , maka dari itu kita harus sering membaca buku setiap harinya. Jika anda ingin membeli buku secara online tapi masi bingung bagaimana cara untuk membeli dan bagaimana syarat-syarat nya , sindo shipping juga mempunyai solusi untuk masalah tersebut . Selain jasa pengiriman barang sindo shipping juga melayani jasa titip barang yang bisa memudahkan kalian belanja barang dari luar negeri

Mengapa buku impor mulai diminati oleh masyarakat Indonesia belakangan ini?

Buku impor belakangan ini mulai mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat Indonesia. Tren ini tidak hanya mencerminkan perubahan minat baca masyarakat, tetapi juga berkaitan erat dengan globalisasi informasi, teknologi, dan akses terhadap berbagai jenis konten dari luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, aksesibilitas terhadap buku impor meningkat seiring dengan perkembangan e-commerce, yang membuat pembelian buku dari luar negeri semakin mudah dan cepat. Tren ini didukung oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas konten buku impor hingga keinginan masyarakat Indonesia untuk lebih terkoneksi dengan pasar global.

Salah satu faktor utama yang mendorong minat terhadap buku impor di Indonesia adalah perubahan selera pembaca. Masyarakat modern, terutama generasi muda, semakin tertarik pada buku-buku yang menawarkan perspektif baru, ide-ide global, serta isu-isu yang tengah menjadi tren internasional. Buku impor, terutama yang berbahasa Inggris, memberikan akses langsung ke pengetahuan dan referensi yang mungkin tidak tersedia dalam buku lokal. Ini juga terkait dengan meningkatnya penggunaan bahasa Inggris di kalangan masyarakat Indonesia, yang mempermudah mereka untuk membaca dan memahami literatur dari berbagai negara.

Pasar buku impor di Indonesia juga berkembang pesat berkat dukungan platform e-commerce yang memudahkan pembelian. Situs-situs seperti Amazon, Book Depository, dan juga marketplace lokal seperti Tokopedia dan Shopee menawarkan akses mudah untuk mendapatkan buku dari luar negeri. Dengan semakin banyaknya toko buku yang menawarkan buku impor, pilihan bagi konsumen menjadi lebih beragam. Pada tahun 2023, laporan dari Nielsen Book Research menunjukkan bahwa penjualan buku impor di Indonesia meningkat sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada kategori fiksi dan non-fiksi populer. Tren ini juga dipengaruhi oleh pergeseran preferensi konsumen dari buku cetak ke e-book, yang membuat konten buku impor semakin mudah diakses.

Dari segi harga, meskipun buku impor sering kali lebih mahal dibandingkan buku lokal, konsumen Indonesia cenderung melihat nilai lebih dari segi kualitas konten dan eksklusivitas. Buku-buku dari penulis terkenal atau yang mendapat penghargaan internasional, seperti buku-buku dari pemenang Nobel Sastra atau Pulitzer Prize, sering kali menjadi incaran pembaca yang ingin mendapatkan perspektif baru dan mendalam. Keinginan untuk memiliki buku yang belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia atau yang sulit ditemukan di toko buku lokal juga menjadi faktor pendorong meningkatnya minat terhadap buku impor.

Tren ini tidak hanya berpengaruh pada industri buku di Indonesia, tetapi juga memberi dampak bagi pasar global. Meningkatnya permintaan buku impor dari Indonesia mencerminkan perubahan dalam pola konsumsi literatur di negara-negara berkembang. Di tingkat global, Indonesia mulai dipandang sebagai pasar potensial untuk buku impor, terutama di segmen genre tertentu seperti literatur fiksi populer, buku pengembangan diri, dan literatur akademik. Menurut data dari Statista, pangsa pasar buku impor di Asia Tenggara diperkirakan akan tumbuh sebesar 10% hingga 2025, dengan Indonesia sebagai salah satu kontributor utama.

Peningkatan akses terhadap buku impor juga didukung oleh tren globalisasi di dunia pendidikan. Banyak universitas di Indonesia yang menggunakan buku teks impor sebagai referensi utama untuk kurikulum mereka. Hal ini tidak hanya mencakup bidang akademik, tetapi juga literatur non-akademik yang menjadi bagian dari studi-studi baru yang menekankan pada pendekatan global. Dengan semakin banyaknya program pendidikan yang berbasis internasional, permintaan terhadap buku teks dan literatur pendukung dari luar negeri pun semakin meningkat.

Sementara itu, buku impor juga memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan budaya membaca di Indonesia. Buku-buku dari luar negeri sering kali menawarkan perspektif yang berbeda dan memberikan wawasan tentang budaya, sejarah, dan ideologi yang mungkin belum banyak diketahui oleh pembaca lokal. Misalnya, buku-buku tentang feminisme, hak asasi manusia, dan isu-isu sosial global lainnya, semakin diminati oleh kalangan intelektual muda yang ingin memahami isu-isu global lebih dalam. Ini juga dipengaruhi oleh tren global, di mana pembaca semakin tertarik pada literatur yang berfokus pada inklusivitas, keberagaman, dan keadilan sosial.

Meskipun demikian, buku impor juga menghadapi beberapa tantangan di Indonesia. Salah satunya adalah biaya impor yang tinggi, yang membuat harga buku impor lebih mahal dibandingkan buku lokal. Biaya pengiriman, bea cukai, serta nilai tukar mata uang turut memengaruhi harga jual buku impor di pasaran. Namun, sebagian besar pembaca yang membeli buku impor cenderung tidak terlalu mempermasalahkan harga jika mereka merasa konten yang didapatkan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Buku-buku seperti karya-karya terbaru dari penulis bestseller dunia seperti Stephen King, Haruki Murakami, dan George R.R. Martin sering kali menjadi pilihan meskipun harganya lebih tinggi.

Dampak dari meningkatnya minat terhadap buku impor juga dapat dilihat dari segi penerbitan lokal. Banyak penerbit di Indonesia yang mulai menerjemahkan buku-buku populer dari luar negeri untuk memenuhi permintaan pasar. Hal ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan antara penerbit lokal dan global. Sebagai contoh, penerbit-penerbit seperti Gramedia dan Mizan semakin sering mengimpor hak terjemahan untuk buku-buku internasional yang laris di pasaran global. Dengan demikian, masyarakat yang tidak memiliki akses atau kemampuan berbahasa asing tetap bisa menikmati konten buku impor dalam bahasa Indonesia.

Tren buku impor di Indonesia mencerminkan dinamika pasar yang semakin global. Masyarakat Indonesia, terutama kalangan muda, semakin terbuka terhadap literatur dari luar negeri dan menunjukkan minat yang besar terhadap berbagai genre yang mungkin belum tersedia dalam bahasa lokal. Peningkatan minat ini didorong oleh akses yang lebih mudah melalui e-commerce, keinginan untuk mendapatkan perspektif baru, serta dukungan dari dunia pendidikan yang semakin menggunakan referensi global. Meskipun tantangan seperti harga yang lebih tinggi masih ada, buku impor tetap menjadi pilihan yang diminati karena memberikan nilai lebih dari segi kualitas dan akses terhadap ide-ide global yang segar. Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya konektivitas global dan semakin terbukanya akses terhadap konten dari seluruh dunia.

Mengapa tren buku fisik lebih diminati dibandingkan e-book untuk jenis buku impor?

Tren buku fisik masih lebih diminati dibandingkan e-book, terutama untuk buku impor, adalah fenomena yang menarik di tengah kemajuan teknologi digital. Meskipun e-book menawarkan kemudahan akses dan praktis untuk dibawa ke mana saja, popularitas buku fisik tetap bertahan, bahkan di pasar global. Dalam konteks buku impor, preferensi ini semakin terlihat jelas di banyak negara, termasuk Indonesia, di mana pembaca masih cenderung membeli buku fisik yang berasal dari luar negeri.

Salah satu alasan utama mengapa buku fisik lebih diminati adalah faktor pengalaman membaca yang ditawarkan. Bagi banyak orang, memegang buku fisik memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan dengan e-book. Aroma kertas, tekstur halaman, dan sensasi membalik halaman menciptakan pengalaman emosional yang sulit ditandingi oleh e-book. Dalam pasar buku impor, terutama dari penulis terkenal atau judul-judul klasik, memiliki buku fisik sering kali dianggap sebagai simbol prestise atau koleksi yang bernilai tinggi. Beberapa pembaca menganggap buku fisik sebagai barang yang memiliki daya tahan, yang bisa diwariskan atau disimpan dalam jangka panjang, sementara e-book tidak memberikan hal yang sama.

Secara statistik, pasar buku fisik masih menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut laporan dari Statista, penjualan buku cetak global diperkirakan mencapai $92,68 miliar pada tahun 2023, sementara e-book hanya mencatatkan penjualan sebesar $14,42 miliar. Dalam konteks buku impor, angka ini lebih mencolok, terutama di pasar Asia, di mana permintaan untuk buku fisik impor tetap tinggi. Sebagai contoh, di Jepang, penjualan buku fisik masih jauh melampaui penjualan e-book, dengan rasio hampir 4:1. Ini menunjukkan bahwa meskipun e-book semakin populer, buku fisik tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pembaca yang menginginkan pengalaman membaca yang otentik dan mendalam.

Selain itu, ada faktor estetika dan nilai koleksi yang sering dikaitkan dengan buku fisik, terutama untuk edisi-edisi khusus atau cetakan pertama dari buku impor. Banyak penerbit merilis edisi terbatas yang hanya tersedia dalam bentuk cetak, menambah nilai eksklusif bagi pembeli. Misalnya, penerbit buku-buku fantasi populer seperti Bloomsbury yang menerbitkan seri Harry Potter sering merilis edisi terbatas yang hanya tersedia dalam bentuk fisik, menarik minat kolektor dan penggemar di seluruh dunia. Buku fisik dari penulis terkenal atau penerbit besar sering kali dianggap sebagai karya seni, dengan desain sampul yang menarik, ilustrasi, dan kualitas cetakan yang tinggi, yang tidak dapat ditemukan dalam versi e-book.

Pasar buku impor juga dipengaruhi oleh faktor distribusi dan logistik. Buku fisik memberikan kepuasan tersendiri karena memiliki wujud yang nyata dan bisa dipegang. Di beberapa negara, terutama di kawasan Asia, akses terhadap e-book kadang-kadang terbatas karena keterbatasan teknologi atau regulasi hak cipta. Ini mendorong konsumen untuk lebih memilih buku fisik, terutama jika buku tersebut tidak tersedia dalam versi digital. Pasar Indonesia misalnya, meskipun pengguna internetnya terus bertambah, pembelian buku fisik impor masih mendominasi, terutama untuk buku-buku berbahasa asing yang sulit didapatkan di toko-toko lokal.

Kecenderungan ini juga diperkuat oleh tren sosial yang muncul di berbagai platform media sosial. Bookstagram dan BookTok, dua komunitas besar di Instagram dan TikTok, sangat mempromosikan buku fisik melalui foto-foto estetis dari koleksi buku pribadi. Komunitas ini memberikan nilai lebih kepada buku fisik sebagai bagian dari identitas pribadi dan gaya hidup, yang tidak bisa ditiru oleh e-book. Sebagai contoh, di TikTok, tagar #BookTok telah mencapai lebih dari 100 miliar tampilan, dan sebagian besar konten yang populer menampilkan buku fisik yang dipamerkan oleh para pengguna, menciptakan tren di kalangan anak muda untuk membeli buku fisik.

Dari sisi teknis, buku fisik tidak memerlukan perangkat elektronik seperti tablet atau e-reader, yang mungkin terbatas pada beberapa kalangan pembaca. Meskipun perangkat e-reader seperti Kindle semakin terjangkau, ada segmen pembaca yang lebih memilih pengalaman tradisional dan tidak merasa perlu berinvestasi dalam perangkat digital hanya untuk membaca. Selain itu, di beberapa negara berkembang, infrastruktur teknologi belum merata, sehingga akses ke e-book menjadi lebih sulit dibandingkan mendapatkan buku fisik di toko buku atau melalui pengiriman.

Di sisi lain, tren penjualan buku fisik ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap industri penerbitan. Meskipun e-book telah memberikan opsi baru bagi penerbit, banyak perusahaan penerbitan besar tetap berfokus pada produksi buku fisik karena permintaan pasar yang kuat. Di Amerika Serikat, penjualan buku fisik tumbuh sebesar 8,2% pada tahun 2021, dengan lebih dari 825 juta eksemplar terjual. Penerbit besar seperti Penguin Random House, HarperCollins, dan Simon & Schuster terus merilis buku fisik sebagai bagian dari strategi bisnis mereka, baik untuk pasar domestik maupun impor.

Industri percetakan dan rantai pasokan juga tetap menjadi elemen penting dalam mempertahankan popularitas buku fisik. Dalam skala global, percetakan buku fisik masih menjadi salah satu bisnis yang stabil, dengan permintaan tinggi dari berbagai segmen pasar. Selain itu, faktor-faktor lingkungan juga mulai diperhatikan oleh penerbit, dengan semakin banyak penerbit yang menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan metode percetakan berkelanjutan untuk memenuhi permintaan konsumen yang peduli terhadap isu lingkungan.

Meskipun teknologi e-book terus berkembang dan menawarkan berbagai keuntungan, preferensi terhadap buku fisik, terutama untuk buku impor, tetap kuat. Pasar buku fisik yang terus bertumbuh, dikombinasikan dengan faktor emosional, estetika, dan sosial, menunjukkan bahwa tren ini kemungkinan akan terus berlanjut di masa depan. Banyak pembaca yang merasa bahwa buku fisik menawarkan pengalaman yang lebih mendalam, autentik, dan memuaskan dibandingkan dengan e-book. Terlebih lagi, dalam konteks buku impor, preferensi terhadap buku fisik semakin jelas karena keterbatasan akses terhadap versi digital dan nilai koleksi yang ditawarkan oleh buku cetak.

Mengapa Anda harus mengirim dengan SindoShipping dan bagaimana perusahaan kami dapat membantu Anda dan bisnis Anda dalam mengirim barang dan produk Anda ke Indonesia?

Visi perusahaan kami adalah untuk membantu perusahaan di seluruh dunia agar dapat mengekspor produk mereka ke Indonesia dengan mudah dan memperluas pasar mereka secara global, terutama di Asia Tenggara. Indonesia adalah pasar internet terdepan dan ekonomi terbesar di kawasan ini, dan kami ingin mempermudah proses impor ke negara ini. Kami juga ingin membantu jutaan orang Indonesia untuk mengakses produk dari seluruh dunia melalui sistem pengiriman yang efektif.

Dengan dokumentasi dan perantara yang tepat, kami dapat membantu pelanggan kami mengirim beberapa kategori barang yang memiliki batasan terbatas ke Indonesia tanpa masalah langsung ke alamat pelanggan. Kami memahami proses dan regulasi impor, termasuk proses perpajakan impor.

SindoShipping telah mengkhususkan diri dalam pengiriman barang elektronik, produk teknologi tinggi, kosmetik, barang mewah, mainan, suplemen dan vitamin, fashion, tas dan sepatu, serta obat tradisional ke Indonesia sejak tahun 2014. Kami menawarkan akurasi pengiriman yang tinggi dan pelacakan langsung yang tersedia selama pengiriman lintas batas sehingga pelanggan dapat merasa aman dan nyaman dengan pengiriman mereka. Hubungi kami sekarang untuk detail lebih lanjut di 6282144690546 dan kunjungi situs kami di sindoshipping.com.

Blog

The blog is inspired by the luxury brand world knowledge and the information about shipping goods to Indonesia. With our expertise of shipping and the product knowledge, rest assured that your shipping are in the good hands.