Contact us now for any inquiry about shipment  click here

SindoShipping by Seeds (S) Int P/L Co Reg UEN 202523778K

SindoShipping is more than a courier. It’s the trusted logistics partner that powers Indonesia’s new wave of digital entrepreneurs. With a clean flat-rate model, a laser focus on cross-border pain points, and a digital-first outreach strategy, We are aiming to enable more local business in Indonesia.

We are cross-border logistics and e-commerce enabler that empowers Indonesian resellers, SMEs, and digital sellers to import products seamlessly from Singapore, USA, China, Korea, and other global trade hubs. We combine freight forwarding, warehousing, customs clearance, and last-mile delivery into a single affordable and transparent platform..

Apakah anda berpikir untuk memulai bisnis eksport import untuk memperluas pangsa pasar dan keuntungan usaha anda?  Setelah permintaan pasar dalam negeri terpenuhi tidak ada salahnya kita mencoba untuk mengekspor produ

Jadi apa rahasia agar dapat melakukan pengiriman barang ke Indonesia tanpa ada masalah??

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat memastikan produk yang di kirimkan ke Indonesia tidak mendapatkan masalah di bea cukai adalah sebagai berikut:

1.Dapatkan informasi sebanyak-banyak nya mengenai pengiriman barang

Dengan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya anda dapat mengerti dari segala aspek mengenai pengiriman barang ke Indonesia, terlebih lagi mengenai jenis barang yang anda ingin kirimkan ke Indonesia.

Dengan informasi yang jelas dan pengetahuan yang detail, anda dapat setidaknya merasa aman dengan sistem pengiriman barang yang anda pilih dan lakukan dan juga sewaktu barang dalam transit, anda dapat mengantisipasi hal-hal yang dapat menghambat pengiriman barang.

Dapatkan informasi di internet, tanyakan kepada sanak saudara atau teman-teman dekat anda, dan juga anda dapat mengecek informasi dari agen pengiriman barang anda. Tanya sebanyak-banyak nya sampai anda mendapatkan semua kejelasan dari pertanyaan anda sehingga anda mengetahu informasi mendetail dalam pengiriman barang anda.

2.Pilihlah agen pengiriman barang yang terpercaya

Cari dan temukan agen pengiriman yang terpercaya dan sudah memiliki track record sebagai salah satu pengiriman barang yang dapat menghandel barang anda dengan baik. Tanyakan kepada teman atau keluarga yang mungkin ada referensi, lalu tanyakan kepada agen pengiriman tersebut mengenai barang yang anda ingin kirimkan.

Pastikan juga prosedur-prosedur yang di jelaskan masuk akal dan sistem yang di tawarkan kepada anda dapat di pertanggung jawabkan juga. Banyak dari kostumer merasa tertipu dengan janji yang di berikan agen pengiriman barang tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.

Kejadian di mana barang akhir nya terhenti lama di bea cukai, tidak ada kejelasan posisi barang, harga yang naik turun atau adanya tambahan biaya di luar dari kesepakatan pertama sewaktu mengirimkan barang merupakan hal-hal yang biasa terjadi jika anda memilih agen pengiriman barang yang tidak tepat.

3.Pengemasan produk anda sangat penting dalam pengiriman

Pengemasan (packaging) produk anda merupakan hal yang krusial yang terkadang tidak terlalu di perhatikan oleh pengirim. Pengemasan barang merupak hal kunci dalam pengiriman yang di mana barang dengan pengemasan yang terlihat besar lebih diincar oleh petugas bea cukai.

Lakukan pengemasan barang anda dengan simpel dan tidak terlihat terlalu besar di karenakan petugas bea cukai melihat barang dengan pengemasan yang besar lebih merupakan barang yang khusus nya untuk industri atau untuk di perdagangkan.

Barang-barang dengan pengemasan yang simpel dan tidak terlalu besar lebih di kategorikan sebagai barang pribadi yang untuk konsumsi pribadi dan bukan untuk di perdagangkan.

Hal tersebut menjadi penting apabila anda ingin mengimpor barang dagangan anda ke Indonesia tanpa ada masalah di bea cukai yang di mana petugas bea cukai melihat pengemasan produk anda sebagai hal pertama yang menjadi kesan apakah barang kiriman anda perlu di cek ulang atau di tahan guna mendapatkan informasi yang lebih mendalam.

4. Kirim barang kiriman anda lewat udara daripada laut

Kirimkan barang anda lewat udara daripada laut karena dapat mengurangi masalah bea cukai. Jika anda mengirimkan melalui laut, barang anda 3-4x lebih lama melewati bea cukai dan proses nya lebih sulit di bandingkan pengiriman dengan udara.

Memang pengiriman lebih mahal di bandingkan laut, tetapi jika barang yang anda impor memiliki harga yang cukup tinggi atau cukup penting, jangan ragu untuk mengirimkan via udara daripada laut di karenakan resiko yang di tanggung lebih rendah di banding pengiriman dengan laut.

Hal ini dapat berfungsi baik apabila disesuailan juga dengan bujet dan kebutuhan anda, jika anda memiliki bujet yang rendah dan barang tidak bersifat urgent, maka mengirimkan by sea atau laut mungkin dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

5. Tulis deskripsi secara spesifik di dokumen pengiriman barang anda

Sewaktu anda mengirimkan barang, pastikan deskripsi barang yang anda kirimkan jelas dan sesuai dengan pengemasan barang. Hal ini sangat penting dikarenakan deskripsi yang tidak jelas dan bentuk barang yang tidak sesuai dapat membuat petugas bea cukai curiga dengan isi barang yang anda kirimkan.

Sebagai contoh misal nya anda menuliskan barang yang anda kirimkan adalah pakaian untuk pribadi, tetapi pengemasan produk anda cukup besar dan sewaktu di scan memiliki banyak produk lain seperti cairan, atau kosmetik, dll, maka petugas bea cukai akan membongkar barang anda dan mengecek satu2 barang yang anda kirimkan.

Pastikan deskripsi barang yang anda kirimkan dan banyaknya barang sesuai dengan apa yang anda infokan di dokumen pengiriman agar proses bea cukai menjadi lebih lancar dan dapat menghindari masalah yang dapat terjadi dalam proses pengiriman.

Mengapa berbisnis barang impor pasti menguntungkan di Indonesia bila melakukan pengiriman via Singapura-Batam di bandingkan langsung via Jakarta?

Berbisnis barang impor di Indonesia sering kali dianggap sebagai salah satu sektor yang menguntungkan, terutama dengan meningkatnya minat konsumen Indonesia terhadap produk luar negeri. Namun, tantangan utama dalam bisnis impor adalah proses logistik yang kompleks, terutama saat mengirimkan barang langsung ke Jakarta melalui jalur konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pengusaha yang mulai memanfaatkan rute pengiriman via Singapura-Batam sebagai solusi yang lebih efisien dan ekonomis. Penggunaan jalur ini terbukti mampu mengurangi biaya dan waktu pengiriman dibandingkan dengan mengirimkan barang langsung melalui Jakarta.

Pasar Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, di mana permintaan akan produk impor seperti elektronik, fashion, kosmetik, dan makanan semakin meningkat. Singapura, sebagai pusat transit internasional, memiliki infrastruktur pelabuhan dan bandara yang lebih maju dan terintegrasi dibandingkan dengan Indonesia. Banyak perusahaan internasional menggunakan Singapura sebagai hub distribusi untuk negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dari segi logistik, ini memberikan keuntungan besar bagi para importir yang menggunakan rute pengiriman melalui Singapura-Batam, karena sistem logistik Singapura lebih cepat, andal, dan menawarkan berbagai pilihan untuk skala bisnis.

Salah satu keunggulan utama pengiriman via Singapura-Batam adalah efisiensi dalam hal bea cukai. Proses clearance barang di Batam biasanya lebih cepat dibandingkan di Jakarta, karena Batam termasuk dalam wilayah perdagangan bebas (FTZ) yang memungkinkan beberapa jenis barang impor untuk dikenakan tarif yang lebih rendah atau bahkan dibebaskan dari bea masuk. Ini berarti bahwa pengusaha dapat mengurangi biaya impor dan memberikan harga yang lebih kompetitif di pasar Indonesia. Selain itu, pengiriman barang melalui Batam juga mengurangi risiko keterlambatan akibat antrian panjang di pelabuhan Jakarta yang sering kali mengalami kemacetan logistik.

Tren ini juga didukung oleh perubahan perilaku konsumen Indonesia yang semakin terbiasa berbelanja online, terutama untuk produk impor. E-commerce cross-border semakin populer di kalangan konsumen Indonesia, dengan platform seperti Tokopedia dan Shopee yang memfasilitasi pembelian produk dari luar negeri. Dengan meningkatnya permintaan, pengusaha yang menggunakan jalur pengiriman via Singapura-Batam dapat mengirimkan barang dalam waktu yang lebih singkat, sehingga dapat bersaing dalam pasar yang sangat dinamis. Waktu pengiriman yang lebih cepat sangat penting dalam e-commerce, karena konsumen cenderung memilih penjual yang menawarkan pengiriman cepat dan biaya kirim yang rendah.

Dari perspektif teknis, infrastruktur logistik di Singapura jauh lebih modern dibandingkan dengan Indonesia. Pelabuhan di Singapura adalah salah satu yang tersibuk di dunia dan memiliki fasilitas canggih untuk menangani berbagai jenis kargo. Bandara Changi di Singapura juga merupakan pusat logistik udara yang diakui secara global, dengan konektivitas ke berbagai negara. Sementara itu, pelabuhan dan bandara di Jakarta sering kali mengalami penundaan karena keterbatasan kapasitas dan infrastruktur yang tidak sebanding dengan volume pengiriman. Singapura-Batam memberikan solusi bagi pengusaha untuk menggunakan infrastruktur yang lebih maju dan efektif.

Dari segi tren, semakin banyak perusahaan yang mulai menggunakan model distribusi regional yang memanfaatkan Singapura sebagai pusat distribusi utama untuk Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Singapura menawarkan kecepatan dan akurasi dalam pengiriman barang, serta koneksi yang baik ke Batam. Batam sendiri menjadi hub bagi banyak perusahaan manufaktur dan distribusi yang melayani pasar Indonesia. Dengan kemudahan pengiriman dari Singapura ke Batam, barang dapat dengan cepat diproses dan dikirim ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Medan. Hal ini memberi peluang besar bagi pengusaha untuk memperluas jangkauan pasar mereka dengan biaya logistik yang lebih rendah.

Dampak bagi pasar global sangat signifikan, karena Indonesia adalah salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki pertumbuhan yang stabil dalam sektor konsumsi. Menurut laporan dari Statista, e-commerce di Indonesia diproyeksikan akan mencapai nilai lebih dari 40 miliar dolar AS pada tahun 2025, meningkat dari sekitar 20 miliar dolar AS pada tahun 2020. Permintaan konsumen terhadap produk impor terus tumbuh, terutama di segmen elektronik, fashion, dan kosmetik. Dengan menggunakan rute pengiriman yang lebih efisien melalui Singapura-Batam, pengusaha dapat lebih mudah memenuhi permintaan ini dan menawarkan produk dengan harga yang lebih kompetitif di pasar.

Beberapa merek internasional telah memanfaatkan jalur ini untuk mempercepat distribusi produk mereka di Indonesia. Misalnya, Apple dan Samsung yang banyak mengimpor produk elektronik ke Indonesia melalui Singapura. Selain itu, produk-produk fashion dari merek global seperti Zara, H&M, dan Uniqlo juga mengandalkan logistik via Singapura untuk menjaga ketersediaan produk di pasar Indonesia. Produk kosmetik dari merek-merek seperti L’Oréal dan Estee Lauder juga sangat diminati di Indonesia, dan jalur distribusi yang lebih efisien memungkinkan mereka untuk mempercepat waktu pemasaran dan meningkatkan penetrasi pasar.

Sebagai dampak global, model logistik Singapura-Batam juga mencerminkan tren yang lebih besar dalam globalisasi rantai pasokan, di mana perusahaan mencari cara yang lebih efisien untuk mengirimkan produk mereka ke pasar yang berbeda. Ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pasar konsumen utama di Asia Tenggara. Dengan akses yang lebih mudah ke produk-produk internasional, konsumen Indonesia akan terus meningkatkan daya beli mereka, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Berbisnis barang impor di Indonesia dengan pengiriman via Singapura-Batam menawarkan banyak keuntungan dibandingkan dengan pengiriman langsung ke Jakarta. Infrastruktur logistik yang lebih maju, proses bea cukai yang lebih cepat, serta tren e-commerce yang berkembang pesat menjadikan rute ini sebagai pilihan yang cerdas bagi para pengusaha. Dengan memanfaatkan jalur ini, pengusaha dapat mengurangi biaya, mempercepat waktu pengiriman, dan menawarkan harga yang lebih kompetitif di pasar Indonesia. Ini adalah strategi yang tepat untuk menangkap potensi besar pasar Indonesia dan memperluas jangkauan bisnis di seluruh Asia Tenggara.

Mengapa pemerintah Indonesia lebih mendorong UMKM untuk melakukan ekspor di bandingkan impor?

Pemerintah Indonesia semakin gencar mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kegiatan ekspornya dibandingkan impor. Hal ini didorong oleh beberapa faktor, mulai dari penguatan ekonomi nasional hingga perbaikan neraca perdagangan. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan ekonomi digital, UMKM memiliki potensi besar untuk memperluas jangkauan pasar ke luar negeri dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Salah satu alasan utama pemerintah mendorong ekspor adalah untuk memperbaiki neraca perdagangan negara. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), defisit neraca perdagangan Indonesia beberapa tahun terakhir menjadi perhatian utama. Dengan meningkatkan ekspor, khususnya dari UMKM, Indonesia dapat memperbaiki keseimbangan perdagangan dan mengurangi ketergantungan pada impor yang seringkali lebih besar.

Selain itu, dorongan ekspor juga dilakukan untuk memperluas pangsa pasar produk-produk lokal. UMKM seringkali menghasilkan produk-produk berkualitas yang memiliki potensi besar untuk diterima di pasar internasional. Produk seperti kerajinan tangan, produk fesyen, makanan dan minuman khas, hingga teknologi berbasis digital, telah mendapatkan pengakuan global. Misalnya, produk kerajinan dari Bali dan Yogyakarta sangat diminati oleh pasar Eropa dan Amerika. Dengan ekspor, UMKM tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga membantu memperkenalkan budaya dan produk Indonesia ke pasar global. Hal ini memperkuat citra positif Indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman produk berkualitas tinggi.

Tren perdagangan global juga memberikan peluang besar bagi UMKM Indonesia. Menurut data Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), nilai perdagangan global diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, dengan pertumbuhan terbesar di kawasan Asia. Indonesia, sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di kawasan ini, memiliki keuntungan kompetitif dalam memanfaatkan tren ini. Dengan memfasilitasi UMKM untuk terlibat dalam ekspor, Indonesia dapat mengambil peran penting dalam rantai pasok global dan meningkatkan daya saing produknya di pasar internasional. Terlebih lagi, perkembangan e-commerce global telah membuka akses yang lebih mudah bagi UMKM untuk menjual produknya ke berbagai negara. Platform seperti Alibaba, Amazon, dan Shopee memungkinkan UMKM menjangkau pasar global dengan biaya yang lebih rendah dan proses yang lebih efisien.

Dari sisi kebijakan, pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung ekspor UMKM. Program seperti “UMKM Go Global” dan pelatihan-pelatihan ekspor yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan bertujuan untuk memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada pelaku UMKM agar siap bersaing di pasar internasional. Pemerintah juga menyediakan akses permodalan melalui lembaga keuangan seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan memberikan insentif pajak bagi UMKM yang terlibat dalam ekspor. Dukungan infrastruktur seperti pembangunan pelabuhan dan bandara juga menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran proses logistik ekspor.

Di sisi lain, alasan pemerintah mendorong ekspor lebih dibandingkan impor juga berkaitan dengan upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada produk-produk luar negeri. Impor yang tinggi, terutama untuk produk-produk yang sebetulnya dapat diproduksi di dalam negeri, seringkali menyebabkan tekanan pada nilai tukar mata uang dan menguras cadangan devisa negara. Dengan mendorong UMKM untuk fokus pada ekspor, pemerintah berharap dapat meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi kebutuhan akan impor barang-barang yang bisa diproduksi oleh UMKM lokal.

Perluasan pasar ekspor juga memberikan dampak yang signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60% dari total PDB Indonesia dan mempekerjakan lebih dari 120 juta orang. Dengan mendorong ekspor, UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka dan membuka lebih banyak lapangan kerja, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ekspor juga memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan inovasi produk. Tuntutan pasar internasional yang lebih kompetitif mendorong UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. Dengan demikian, UMKM tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga secara kualitatif, yang pada gilirannya akan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Tren global juga menunjukkan bahwa konsumen semakin tertarik pada produk-produk yang memiliki nilai keberlanjutan dan etika, seperti produk ramah lingkungan dan produk yang diproduksi dengan prinsip perdagangan yang adil. Banyak UMKM di Indonesia yang telah mulai mengadopsi praktik-praktik bisnis berkelanjutan ini, yang menjadi daya tarik tersendiri di pasar internasional. Produk seperti kopi organik dari Sumatra, kain tenun dari Nusa Tenggara Timur, dan produk makanan organik telah berhasil menembus pasar internasional karena nilai-nilai keberlanjutannya.

Dorongan ekspor juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan Indonesia. Dengan mendorong UMKM untuk fokus pada ekspor, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ekspor memberikan kesempatan bagi UMKM di berbagai daerah untuk mengakses pasar yang lebih luas dan meningkatkan taraf hidup mereka. Selain itu, peningkatan ekspor juga berpotensi untuk memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara lain. Hubungan dagang yang baik dapat membuka peluang kerjasama di bidang-bidang lain, seperti investasi dan transfer teknologi, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Dorongan pemerintah Indonesia untuk lebih memprioritaskan ekspor UMKM daripada impor adalah langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi nasional, memperbaiki neraca perdagangan, dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Dengan potensi besar yang dimiliki oleh UMKM Indonesia, didukung oleh kebijakan pemerintah yang proaktif dan tren perdagangan global yang positif, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di pasar internasional. Langkah-langkah ini juga akan memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi perekonomian nasional, dari peningkatan lapangan kerja hingga penguatan hubungan dagang internasional.

Mengapa Anda harus mengirim dengan SindoShipping dan bagaimana perusahaan kami dapat membantu Anda dan bisnis Anda dalam mengirim barang dan produk Anda ke Indonesia?

Visi perusahaan kami adalah untuk membantu perusahaan di seluruh dunia agar dapat mengekspor produk mereka ke Indonesia dengan mudah dan memperluas pasar mereka secara global, terutama di Asia Tenggara. Indonesia adalah pasar internet terdepan dan ekonomi terbesar di kawasan ini, dan kami ingin mempermudah proses impor ke negara ini. Kami juga ingin membantu jutaan orang Indonesia untuk mengakses produk dari seluruh dunia melalui sistem pengiriman yang efektif.

Dengan dokumentasi dan perantara yang tepat, kami dapat membantu pelanggan kami mengirim beberapa kategori barang yang memiliki batasan terbatas ke Indonesia tanpa masalah langsung ke alamat pelanggan. Kami memahami proses dan regulasi impor, termasuk proses perpajakan impor.

SindoShipping telah mengkhususkan diri dalam pengiriman barang elektronik, produk teknologi tinggi, kosmetik, barang mewah, mainan, suplemen dan vitamin, fashion, tas dan sepatu, serta obat tradisional ke Indonesia sejak tahun 2014. Kami menawarkan akurasi pengiriman yang tinggi dan pelacakan langsung yang tersedia selama pengiriman lintas batas sehingga pelanggan dapat merasa aman dan nyaman dengan pengiriman mereka. Hubungi kami sekarang untuk detail lebih lanjut di 6282144690546 dan kunjungi situs kami di sindoshipping.com.

Sistem pengiriman dari SindoShipping adalah menggunakan Singapura sebagai transit point untuk barang yang masuk sebagai gerbang awal untuk mensortir lebih lanjut apakah barang yang akan di impor ke Indonesia adalah barang yang terlarang, tidak untuk umum, dan bersifat berbahaya karena jika memang tidak lolos ke Singapura sebagai salah satu negara dengan syarat impor yang tinggi, maka barang tersebut pasti nya tidak dapat masuk ke Indonesia. Dengan sistem ini, perusahaan kami dapat juga berkerja sama dengan pemerintah lokal dan asing apabila ada barang-barang yang mencurigakan yang di kirimkan oleh pengirim yang kurang jelas asal usul nya.

nah jika kalian berminat untuk menggunakan jasa pengiriman kami kalian bias menghubungi customer service kami di no +6281296055142 dan juga melalui website kami di http://www.sindoshipping.com .

Blog

The blog is inspired by the luxury brand world knowledge and the information about shipping goods to Indonesia. With our expertise of shipping and the product knowledge, rest assured that your shipping are in the good hands.