Banyaknya perdagangan serta pengiriman barang yang terjadi di suatu negara mengakibatkan kegiatan perdagangan yang bergantung pada pengiriman barang atau komoditi yang dinamakan industri pada bidang ekspedisi. Industri pengiriman ekspedisi ini pastinya akan melalui berbagai proses yang tidak mudah, mulai dari pengurusan dokumen, pengangkutan, hingga pengiriman ke tempat tujuan. Kegiatan kirim mengirim barang, memang sudah dilakukan sejak zaman dulu, bahkan hingga sekarang. Jasa pengiriman barang memang sangat dibutuhkan saat ini, apalagi sekarang banyak yang memulai usaha online, eksport import yang menggunakan jasa ini. Maka dari inilah hal inilah mendorong terbentuknya suatu usaha jasa terbaik yang dilakukan oleh Sindo shipping. Perusahaan Sindo shipping handal bergerak dibidang seputar penanganan proses pengiriman suatu barang atau komoditi dari penjual kepada pembeli atau pengirim hingga penerima diberbagai wilayah berskala global sesuai tujuan permintaan atau pesanan konsumen. Sindo shipping sangat handal dan terpercaya membantu proses pengiriman menggunakan alat angkut.
Alat angkut inipun menjadi sarana transportasi yang sangat penting pada industri jasa pengiriman itu sendiri terbagi menjadi 4 bidang berdasarkan alat angkut yaitu, pengiriman darat, pengiriman laut, pengiriman udara, dan pengiriman multimoda. Jika pengiriman paket via udara pastinya bergantung pada pengiriman barang yang diangkut menggunakan angkutan udara seperti pesawat. Jenis pengiriman paket yang dikirimkan pun berbagai macam mulai dari general pengiriman seperti tas, sepatu, barang furniture atau barang elektronik sekalipun. Selanjutnya ada yang namanya pengiriman special cargo seperti, ikan segar atau ikan hidup, sayuran, daging buah, binatang hingga bentuk – bentuk kiriman yang tidak umum lainnya yaitu, organ – organ tubuh manusia, jenazah, dan barang – barang berbahaya. Dapat dilihat sebelumnya bahwa pengiriman kargo terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kargo umum dan kargo khusus yang perbedaannya tentu dari penanganannya karena memiliki hal-hal yang harus saat melakukan proses pengiriman tersebut.
Dari semua jenis pengiriman atau muatan tersebut, terdapat salah satu muatan yang berbahaya dan memerlukan upaya penangan khusus terhadap barang – barang yang akan dikirim maupun diangkut. Sesuai peraturan yang dikeluarkan oleh International Air Transport Association (IATA), bahwa terdapat barang yang dilarang dibawa maupun dikirimkan demi keselamatan dan keamanan pada penerbangan, atau yang disebut sebagai barang berbahaya dan dalam dunia penerbangan biasa disebut Dangerous Goods. Salah satunya barang yang tidak boleh dikirimkan adalah barang berbahaya (dangerous goods), tapi apakah kalian sudah tau apa itu barang dangerous goods? Dangerous goods adalah unsur – unsur zat bahan dan atau barang berbahaya yang sangat peka terhadap suhu udara, tekanan dan getaran serta dapat mengganggu terhadap kesehatan manusia maupun binatang, dapat menggangu serta membahayakan keselamatan penerbangan dan dapat merusakkan peralatan pengangkutan. Tetapi jika kalian ingin mengirim barang -barang dari luar negeri ke indonesia ada beberapa hal yang harus di perhatikan saat mengirim barang , dikarenakan ada beberapa barang yang tidak bisa dikirimkan, jadi untuk mencegah terjadinya masalah , mari kita bahas barang – barang yang tidak boleh dikirimkan. Ada beberapa jenis kargo tersebut masih dibagi lagi menjadi beberapa klasifikasi klasifikasi, yaitu.
Kelas 1 – Explosives
Pada Kelas 1 bahan peledak, yaitu bahan – bahan yang dapat dengan mudah dikatakan dalam respon paling berbahaya. Bahan – bahan eksplosif tidak hanya bahan peledak saja, namun juga termasuk semua bahan yang secara sendiri, atau pun dalam campuran tertentu jika mengalami, kekerasan, atau gesekan dari luar dapat mengakibatkan peledakan yang biasanya diikuti oleh kebakaran. Hal ini terjadi karena pengaruh pengaruh kimia atau buatan yang terjadi di dalam bahan tersebut sehingga hanya melalui oksidasi pengaruh dari luar tertentu bahan – bahan yang akan dimuat tersebut harus dilakukan dengan teliti untuk memeriksa risiko yang terjadi ketika alat angkut (biasanya pesawat) dapat terbang dengan selamat sampai ke tujuan. Contoh bahan eksplosif adalah garam logam yang peka.
Kelas 2 – Gasses
Next pada Kelas 2 Gas, yaitu barang yang berupa gas bertekanan dan mudah terbakar, seperti LPG, thinner, bensin, Hydrogen, acetelyne dan lain sebagainya.
Kelas 3 – Flammable Liquids
Kelas 3 Flammable Liquids, yaitu cairan yang mudah menyala atau terbakar dan uap dari bahan yang termasuk kelas ini dapat mengakibatkan pingsan bahkan kematian. Contoh dari barang berbahay ini seperti petrol, acetone, benzene, butanol dan lain sebagainya.
Kelas 4 – Flammable Solids
Selanjutnya di Kelas 4 Padatan yang Mudah Terbakar, bahan yang sifatnya sama seperti kelas – kelas sebelumnya berbentuk padatan. Bahan padat yang menyala tahun ini, on on on going on entry on the source of on the outside like percikan fire or the fire of this is ready. Tidak hanya itu, jika mengalami sebuah gesekan sekalipun dapat memperkirakan barang ini juga akan ikut menyala.
Kelas 5 – Oxidizing Subtances
Selanjutnya untuk Bahan Oksidator Golongan 5 yaitu bahan yang bersifat pengoksidasi dan berupa bahan yang mudah menghasilkan O2 yang dapat menimbulkan kebakaran. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan kebakaran jika bersentuhan dengan bahan yang mudah terbakar dan dapat menyebabkan ledakan, seperti peroksida organik atau contoh merkuri, sulfur, bitumen, asam sulfat dan asam nitrat.
Kelas 6 – Poisonous Toxic or Infectious Subtance
Kemudian pada Kelas 6 Poisonous Toxic or Infectious Subtance yaitu zat berbahaya yang bersifat racun atau menyebabkan infeksi dan dapat menyebabkan kematian atau luka pada manusia jika tertelan, terhirup atau kena kulit. Bisa juga menjadi zat yang dapat menyebabkan infeksi organisme penyebab penyakit. Contoh bahan – bahan kimia, karbon tetraklorida, dinitrobenzenes, epichlorohydrin mercuric nitrate.
Kelas 7 – Bahan Aktif Radio
Dalam klasifikasi Bahan Aktif Radio Kelas 7, yaitu bahan berbahaya yang mengandung bahan atau kombinasi bahan yang dapat memancarkan radiasi secara spontan. Contohnya termasuk uranium dan tritium.
Kelas 8 – Korosif
Selanjutnya pengklasifikasian barang berbahaya pada golongan 8 Korosif yaitu suatu bahan yang mempunyai kecenderungan dapat membuat suatu benda disekitarnya menjadi korosi atau kejadian yang dapat menyebabkan korosi, seperti kerusakan logam, karat besi, noda perak, besi baja. skala yang terjadi dalam panas. Pengaratan ini terjadi secara otomatis karena reaksi kimia, suhu, dan keasaman. Contoh bahan yang mengandung zat korosif adalah asam asetat, asam sulfat, natrium hidroksida, fenol dan masih banyak lagi.
Kelas 9 – Miscellaneous Dangerous Cargo
Dan untuk itu Klasifikasi terakhir barang berbahaya Class 9 Miscellaneous Dangerous Cargo adalah berbagai macam zat atau zat berbahaya yang ada tetapi tidak mencakup kelas barang bahaya lain. Zat ini termasuk zat berbahaya lingkungan, zat suhu tinggi, dan GMM (Genetically Modified Organisms) atau GMO (Genetically Engineered Microorganisms), yaitu organisme hasil rekayasa genetika dan mikroorganisme hasil rekayasa genetika yang merupakan organisme hidup yang telah diubah secara genetik melalui teknik seperti kloning gen dan rekayasa protein. Barang – barang yang dikirimkan tersebut biasanya merupakan bahan baku perusahaan industri – industri yang proses produknya memanfaatkan bahan kimia.
Muatan berbahaya atau biasa disebut pengiriman barang berbahaya tersebut harus diberi tindakan khusus dan penanganannya tidak dibolehkan asal – asalan. Karena setiap barang yang termasuk dalam kelas Dangerous Goods pasti memiliki sifat sensitif yang dapat diterapkan terutama keselamatan saat penerbangan dalam mengirimkan barang. Penanganan tersebut berupa bagaimana cara pengemasannya, pemuatan ke dalam pesawat kargonya, hingga tata letak yang harus diukur dengan tepat agar tidak mengkontaminasi pada muatan – muatan lainnya. Jika hal tersebut disepelekan, sehingga tidak diragukan lagi akan mengakibatkan banyak kerugian baik itu materi, lingkungan, atau yang lebih parahnya adalah korban jiwa. Oleh karena itu, penanganan yang melibatkan kargo pengiriman barang berbahaya harus diperhatikan dengan baik setiap detailnya untuk meminimalisir kemungkinan kecelakaan yang terjadi.
Selanjutnya, pada pembahasan ini kami akan membahas penanganan kargo Miscellaneous Dangerous Goods. Menurut buku Dangerous Goods Regulations dari IATA, Miscellaneous Dangerous Goods yaitu salah satu jenis pengiriman berupa kargo berbahaya golongan kelas 9 yang ciri – ciri bahan atau barangnya tidak termasuk dikelas lain sesuai kelas barang berbahaya. Berikut beberapa daftar contoh benda atau zat yang termasuk dalam Miscellaneous Dangerous Goods:
- Asbestos, amphibole (amosite, tremolite, actinolite, anthophyllite, crocidolite)
- Asbestos, chrysotile
- Capacitors
- Carbon Dioxide, solid (dry ice)
- Consumer commodities
- Chemical and first aid kits
- Life-saving equipment
- Engine, internal combustion
- Vehicles (powered by flammable gases), Vehicles (powered by flammable liquids)
- Polymer bees
- Battery powered equipment or vehicles
- Zinc dithionite
Deklarasi pengiriman untuk barang berbahaya, pernyataan yang dibuat oleh pengirim saat mengirimkan kargo berbahaya. Berdasarkan deklarasi pengirim barang berbahaya IATA, pengirim harus siap untuk menyatakan bahwa kargo telah dikemas, diberi label, dan diumumkan sesuai dengan Peraturan Barang Berbahaya (DGR) IATA. MSDS atau Material Safety Data Sheet, yaitu dokumen yang memuat data tentang sifat-sifat suatu zat yang terdapat pada suatu barang, baik sifat kimiawi maupun fisik yang mungkin berisiko atau tidak berisiko. Tidak hanya itu, saat menerima kiriman cargo ada beberapa hal yang harus ditentukan yaitu penentuan berat kiriman dan pengecekan dokumen. Selain itu, operator juga harus memastikan pengemasan barang berbahaya tersebut sesuai dengan regulasi yang ditentukan.
Selain itu, ada beberapa jenis barang yang patut diwaspadai terutama yang perlu sobat shippers ketahui mengenai jenis barang yang patut diwaspadai. Ada tiga jenis barang paket yang terdiri dari kiriman paket berbahaya, kirim paket terlarang, dan kiriman larangan terbatas. Mengenai kirim paket berbahaya atau dangerous goods sendiri sudah dijelaskan secara lengkap sebelumnya. Singkatnya, dangerous goods sendiri meliputi semua barang berbahaya yang berpotensi menyebabkan kebakaran dan meledak jika dikirim melalui ekspedisi udara. Sementara itu yang termasuk kirim paket terlarang adalah semua barang yang dilarang oleh undang – undang. Jika barang yang termasuk dangerous goods masih bisa dikirim dengan regulasi tertentu, maka barang yang terlarang sama sekali dilarang dikirim melalui jasa pengiriman atau transportasi apapun. Contoh kirim paket barang terlarang adalah;
- Narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya
- Senjata api, senjata, senjata api atau senjata asli, replika maupun suku cadangnya
- Barang yang melanggar kesusilaan
- Uang, surat berharga, perak, emas, permata, perhiasan, serta barang berharga lainnya
- Barang palsu dan atau dipalsukan, banderol-banderol, serta stiker pajak palsu
- Barang yang dilarang masuk negara tujuan sesuai dengan peraturan negara setempat
Sementara itu kirim paket dengan isi barang larangan terbatas adalah barang yang bisa dikirim dengan mendapatkan izin dari balai karantina. Contohnya adalah hewan peliharaan seperti anjing, kucing, burung dan lainnya serta tanaman. Cara kirim paket berupa hewan maupun tanaman lewat udara tidak sama seperti barang pada umumnya. Meski demikian, anda tetap harus mendapatkan lisensi dari balai karantina. Selain itu, kemasannya pun harus memenuhi ketentuan yang sudah berlaku.
Barang-barang lain yang termasuk dalam kategori Dangerous Goods meliputi:
- Segala Jenis Binatang (Hidup / Mati)
- Barang – barang Perishable (barang- barang yang memerlukan dokumen tambahan / Karantina)
- Emas, Berlian, Perhiasan Berharga
- Segala jenis barang yang mudah terbakar cair,padat,gas
- Cairan kimia yang mudah meledak
- Aerosol
- Korek api / matches
- Barang Pecah Belah
- Jenazah
- UPS (Uninterruptable Power Supply)
- Senjata Air Soft Gun
- Senjata api dan sejenisnya
- Benda / Senjata Tajam
- Barang dengan nilai budaya tinggi
- Narkoba dan obat-obatan terlarang
Makanan basah
Ketika mengirim barang-barang makanan ke luar negeri melalui jasa ekpedisi , aturannya tergolong sederhana: Anda tidak bisa mengirim makanan yang digolongkan sebagai barang mudah rusak (hal-hal yang bisa meledak atau yang bisa rusak / basi saat transit).
Berikut ini adalah syarat makanan yang tidak bisa dikirimkan :
- Anda tidak bisa mengirim makanan frozen atau yang harus disimpan di lingkungan yang dikontrol suhu saat transit (didinginkan, dibekukan) karena akan rusak saat mereka mencapai tempat tujuan.
- Jangan mengirim makanan yang dibatasi untuk diimpor ke negara tujuan.
- Selalu pastikan item makanan Anda memiliki label yang jelas menampilkan semua bahan dan ‘penggunaan menurut tanggal’ karena petugas pabean dapat memeriksa ini setelah diimpor.
- Selalu mengemas barang-barang makanan Anda sehingga mereka dapat menahan paket yang ditempatkan terbalik selama transit, dan selalu membungkus masing-masing barang secara terpisah di dalam paket Anda untuk perlindungan optimal.
- Selalu periksa batasan impor di negara tempat Anda mengirim, untuk menghindari pengiriman makanan yang dilarang ke tujuan.
Begitulah beberpa contoh makanan yang tidak boleh dikirimkan ke Indonesia maupun ke luar negeri , tetapi itu semua juga tergantung persyaratan di setiap negara.
Berikut adalah beberapa informasi yang bisa kami berikan mengenai barang-barang yang tidak boleh dikirimkan ,nah jika kalian mengirim barang sesuai prosedur , maka pengiriman pasti akan lancar.
Apa jenis barang yang biasa dilarang untuk pengiriman cargo dengan pesawat terbang?
Dalam dunia pengiriman kargo udara, ada berbagai jenis barang yang biasanya dilarang untuk dikirim melalui pesawat terbang. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk potensi bahaya bagi keselamatan penerbangan, peraturan internasional, dan ketentuan dari negara tujuan. Salah satu alasan utama pelarangan adalah keamanan. Pengiriman udara menghadapi risiko yang lebih besar dibandingkan dengan pengiriman melalui jalur laut atau darat, terutama karena keterbatasan ruang dan kebutuhan untuk menjaga keselamatan semua penumpang dan awak pesawat. Oleh karena itu, ada sejumlah regulasi yang ketat yang diterapkan untuk memastikan bahwa barang-barang berbahaya tidak masuk ke dalam rantai pengiriman udara.
Salah satu jenis barang yang dilarang adalah bahan peledak dan zat yang mudah terbakar. Ini termasuk kembang api, amunisi, dan bahkan bahan kimia yang bersifat reaktif. Bahan peledak dianggap sebagai ancaman besar karena potensi mereka untuk meledak selama penerbangan, yang dapat mengakibatkan bencana. Selain itu, bahan mudah terbakar seperti bahan bakar, gas, atau cairan yang mudah terbakar juga termasuk dalam kategori ini. Berdasarkan data dari International Air Transport Association (IATA), lebih dari 10 juta ton kargo udara ditangani setiap tahun, dan menjaga keamanan menjadi prioritas utama untuk industri ini. Produk-produk ini, meskipun mungkin legal untuk digunakan di negara-negara tertentu, dilarang untuk dikirim melalui udara karena alasan keamanan global.
Selain itu, barang-barang berbahaya seperti bahan kimia korosif juga dilarang dalam pengiriman kargo udara. Barang-barang ini termasuk asam, bahan pemutih, dan zat lain yang dapat merusak struktur pesawat atau menimbulkan risiko kebakaran atau ledakan. Peraturan internasional, seperti yang diatur oleh Dangerous Goods Regulations (DGR) dari IATA, menyatakan bahwa bahan kimia yang dapat merusak logam atau komponen lain dari pesawat harus dikendalikan secara ketat, atau lebih baik tidak dikirimkan sama sekali melalui jalur udara. Tren dalam pengiriman global menunjukkan peningkatan kesadaran akan keselamatan, dan peraturan ini menjadi semakin penting seiring dengan peningkatan volume perdagangan internasional.
Selanjutnya, barang-barang yang mengandung baterai lithium juga menjadi perhatian besar dalam pengiriman kargo udara. Baterai lithium-ion dan lithium-metal yang digunakan dalam perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, dan tablet memiliki risiko terbakar jika tidak dikemas dengan benar. Data dari IATA menunjukkan bahwa insiden kebakaran terkait baterai lithium meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan lebih dari 300 insiden yang dilaporkan sejak 2006. Tren ini memaksa regulator untuk memperketat aturan terkait pengiriman barang elektronik yang menggunakan baterai lithium. Meskipun pasar elektronik global terus berkembang, pengiriman perangkat dengan baterai lithium melalui udara kini diatur dengan sangat ketat, dan dalam beberapa kasus, bahkan dilarang sama sekali.
Selain barang-barang yang jelas-jelas berbahaya, ada juga sejumlah barang yang mungkin tampak tidak berbahaya tetapi tetap dilarang atau dibatasi untuk pengiriman udara. Contohnya adalah barang-barang yang menghasilkan gas seperti kaleng aerosol, baik untuk keperluan rumah tangga maupun komersial. Kaleng aerosol dianggap berbahaya karena tekanan gas yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan ledakan jika terkena panas atau tekanan tinggi di dalam pesawat. Ini mencakup produk-produk sehari-hari seperti semprotan pewangi, cat semprot, atau produk pembersih rumah tangga lainnya. Meskipun barang-barang ini banyak digunakan oleh konsumen di seluruh dunia, peraturan pengiriman udara tetap mengkategorikannya sebagai barang berbahaya, dan mereka harus mematuhi aturan yang ketat jika ingin dikirim melalui pesawat terbang.
Sektor kesehatan dan farmasi juga menghadapi tantangan dalam hal pengiriman kargo udara. Barang-barang tertentu seperti obat-obatan yang memerlukan kondisi suhu yang sangat ketat untuk menjaga keefektifannya sering kali memerlukan izin khusus. Produk farmasi, terutama yang berkaitan dengan bahan-bahan biologis atau vaksin, perlu dikirimkan dalam kondisi yang sangat hati-hati. Contoh terbaru adalah pengiriman vaksin COVID-19, di mana perusahaan pengiriman seperti DHL dan FedEx harus mematuhi peraturan ketat tentang suhu penyimpanan dan transportasi untuk memastikan bahwa vaksin tetap efektif hingga sampai ke konsumen akhir. Industri ini melihat pertumbuhan yang signifikan karena meningkatnya permintaan untuk produk kesehatan global, namun tetap harus mematuhi regulasi yang ketat dalam pengiriman udara.
Selain barang-barang yang telah disebutkan di atas, barang-barang seperti senjata api, bahan radioaktif, dan binatang hidup juga dilarang atau sangat dibatasi dalam pengiriman kargo udara. Pasar untuk barang-barang ini sering kali sangat spesifik, tetapi regulasi internasional yang ketat memastikan bahwa mereka hanya dapat dikirimkan dengan pengawasan dan peraturan yang sangat ketat. Ini menunjukkan bahwa meskipun pasar pengiriman udara terus berkembang, ada sejumlah besar barang yang tetap tidak dapat dikirim melalui udara karena alasan keselamatan dan keamanan.
Dari sudut pandang pasar global, larangan-larangan ini tentu saja memiliki dampak yang signifikan. Pasar pengiriman kargo udara global diperkirakan bernilai lebih dari 101 miliar USD pada tahun 2021, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,5% selama beberapa tahun terakhir. Namun, larangan terhadap jenis-jenis barang tertentu mempengaruhi efisiensi rantai pasokan dan memaksa perusahaan untuk mencari alternatif seperti pengiriman melalui laut atau darat. Perusahaan-perusahaan seperti Amazon dan Alibaba, yang sangat bergantung pada logistik udara untuk pengiriman cepat, harus beradaptasi dengan regulasi yang ketat ini untuk memastikan bahwa barang-barang yang mereka kirimkan mematuhi peraturan yang berlaku di setiap negara.
Kesadaran konsumen juga semakin meningkat terkait dengan keamanan pengiriman kargo udara. Meskipun ada permintaan yang tinggi untuk pengiriman cepat, terutama dalam era e-commerce saat ini, konsumen juga semakin peduli tentang bagaimana barang-barang yang mereka beli dikirim. Perusahaan logistik kini harus lebih transparan tentang bagaimana mereka menangani barang-barang berbahaya atau terbatas, dan ini menciptakan tren baru dalam industri pengiriman yang lebih berfokus pada keselamatan dan keamanan.
Jenis barang yang dilarang untuk dikirim melalui pesawat terbang mencakup berbagai kategori, mulai dari bahan peledak hingga barang sehari-hari seperti kaleng aerosol dan perangkat elektronik dengan baterai lithium. Pasar pengiriman kargo udara global terus tumbuh, tetapi perusahaan logistik harus beradaptasi dengan regulasi ketat yang diterapkan untuk menjaga keselamatan penerbangan. Meskipun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, tren dalam industri ini menunjukkan peningkatan dalam kesadaran akan pentingnya keselamatan, baik dari pihak konsumen maupun perusahaan. Dengan demikian, pengiriman udara akan terus menjadi pilihan utama dalam rantai pasokan global, selama regulasi yang ketat terus diterapkan dan dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat.
Mengapa baterai litium dilarang untuk di bawa dan dikirimkan via cargo pesawat terbang?
Baterai litium, meskipun sangat populer dan esensial dalam banyak perangkat modern seperti smartphone, laptop, dan kendaraan listrik, memiliki risiko tinggi ketika dibawa atau dikirimkan melalui cargo pesawat terbang. Salah satu alasan utama pelarangan ini adalah sifat baterai litium yang mudah terbakar dan rentan terhadap kebakaran jika terjadi kerusakan atau kesalahan penanganan. Dalam lingkungan bertekanan tinggi di pesawat, potensi bahaya ini meningkat, sehingga regulasi internasional telah melarang atau membatasi pengiriman baterai litium dalam cargo udara.
Baterai litium memiliki bahan kimia yang sangat reaktif. Dalam beberapa kasus, baterai ini bisa mengalami “thermal runaway”, suatu kondisi di mana suhu baterai naik drastis hingga memicu kebakaran. Thermal runaway ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk hubungan arus pendek, panas berlebih, atau bahkan kerusakan fisik pada baterai. Insiden ini dapat terjadi tanpa peringatan dan sangat sulit untuk dikendalikan, terutama di dalam kargo pesawat yang tertutup rapat dan terisolasi. Berdasarkan data dari Federal Aviation Administration (FAA), antara tahun 2010 hingga 2020, lebih dari 250 insiden terkait baterai litium yang mengalami kebakaran atau ledakan terjadi dalam penerbangan, menandai betapa seriusnya risiko ini.
Dalam konteks pasar, pertumbuhan penggunaan baterai litium terus meningkat. Pasar baterai litium global pada tahun 2021 diperkirakan mencapai nilai sekitar $45 miliar, dan diproyeksikan akan tumbuh menjadi lebih dari $100 miliar pada tahun 2030. Ini didorong oleh permintaan untuk kendaraan listrik, peralatan elektronik konsumen, serta penyimpanan energi. Namun, meski pertumbuhan ini membawa banyak keuntungan bagi industri, batasan yang ketat terhadap transportasi udara baterai litium menjadi tantangan besar, khususnya dalam hal rantai pasokan global. Banyak perusahaan harus mencari alternatif pengiriman melalui jalur laut atau darat, yang jauh lebih lambat dan lebih mahal.
Banyak maskapai penerbangan, baik komersial maupun kargo, telah memberlakukan kebijakan ketat mengenai pengangkutan baterai litium. Misalnya, maskapai besar seperti FedEx dan UPS hanya mengizinkan pengiriman baterai litium dalam kondisi tertentu dan harus memenuhi standar pengemasan yang sangat ketat. International Air Transport Association (IATA) juga telah menetapkan regulasi yang mengatur tentang pengiriman baterai litium. Baterai harus dikemas dengan benar, dalam wadah yang mampu menahan dampak dari kebocoran atau kebakaran. Selain itu, jumlah baterai yang dapat dikirim dalam satu pengiriman juga dibatasi. Pengiriman ini harus memenuhi standar khusus yang ditetapkan oleh IATA Dangerous Goods Regulations (DGR).
Namun, pembatasan ini tidak hanya berdampak pada produsen baterai dan perusahaan logistik. Konsumen juga merasakan dampaknya. Pengiriman baterai litium untuk produk seperti smartphone, laptop, atau bahkan baterai cadangan sering kali membutuhkan waktu lebih lama atau lebih mahal karena harus menggunakan jalur transportasi yang lebih aman, seperti kapal laut atau truk. Hal ini juga mempengaruhi industri ritel online yang sangat bergantung pada pengiriman cepat melalui udara. Bagi konsumen di pasar global yang sangat kompetitif, kecepatan dan efisiensi pengiriman adalah faktor penting, dan pembatasan pengiriman baterai litium bisa mengurangi pengalaman berbelanja.
Baterai litium sendiri sangat krusial dalam tren teknologi global. Produk-produk dari merek-merek besar seperti Apple, Samsung, dan Tesla sangat bergantung pada baterai litium. Pada tahun 2023, penjualan kendaraan listrik yang menggunakan baterai litium melonjak hingga 40%, didorong oleh tren keberlanjutan dan upaya global untuk mengurangi emisi karbon. Namun, dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik yang membutuhkan baterai litium dalam jumlah besar, tantangan logistik pengiriman baterai melalui udara juga semakin meningkat.
Beberapa peristiwa terkini telah menekankan betapa pentingnya keselamatan dalam pengiriman baterai litium. Pada tahun 2010, sebuah pesawat kargo UPS jatuh di Dubai karena kebakaran yang dipicu oleh baterai litium yang tidak terdeteksi di dalam kargo. Insiden ini mendorong pembaruan regulasi pengiriman baterai litium, dan banyak perusahaan logistik mulai beralih menggunakan jalur laut untuk menghindari risiko lebih lanjut. Sementara itu, beberapa insiden kebakaran yang lebih kecil juga terus terjadi, menambah urgensi untuk memperketat regulasi.
Bagi pasar global, larangan pengiriman baterai litium melalui cargo udara juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Industri pengiriman barang telah melaporkan peningkatan biaya operasional karena pengiriman baterai litium yang kini harus dialihkan ke moda transportasi lain. Selain itu, rantai pasokan produk yang menggunakan baterai litium juga menjadi lebih lambat dan kurang efisien, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi harga produk di pasar. Produsen di Cina, yang merupakan salah satu produsen baterai litium terbesar di dunia, harus menanggung biaya logistik tambahan untuk mengekspor produk ke Amerika Serikat atau Eropa melalui jalur laut.
Solusi lain yang saat ini sedang dikembangkan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan baterai litium yang lebih aman. Teknologi solid-state battery, misalnya, dipandang sebagai solusi potensial untuk menggantikan baterai litium-ion tradisional. Solid-state battery memiliki risiko kebakaran yang lebih rendah karena tidak menggunakan cairan elektrolit yang mudah terbakar. Beberapa perusahaan besar, termasuk Toyota dan Samsung, sedang berinvestasi dalam pengembangan teknologi ini, dan diharapkan baterai solid-state akan mulai diproduksi secara massal pada akhir dekade ini. Jika berhasil, teknologi ini bisa mengurangi risiko pengiriman baterai litium dan membuka kembali peluang untuk pengiriman udara.
Pelarangan baterai litium dalam cargo pesawat terbang adalah keputusan yang didasarkan pada pertimbangan keselamatan. Meski begitu, larangan ini juga menimbulkan tantangan besar bagi industri logistik, produsen, dan konsumen. Dengan pertumbuhan pasar baterai litium yang terus meningkat, inovasi dalam teknologi baterai yang lebih aman dan efisien akan sangat penting untuk memastikan bahwa produk-produk ini dapat tetap diakses dengan aman dan efisien di seluruh dunia tanpa membahayakan keselamatan penerbangan.
Mengapa Anda harus mengirim dengan SindoShipping dan bagaimana perusahaan kami dapat membantu Anda dan bisnis Anda dalam mengirim barang dan produk Anda ke Indonesia?
Visi perusahaan kami adalah untuk membantu perusahaan di seluruh dunia agar dapat mengekspor produk mereka ke Indonesia dengan mudah dan memperluas pasar mereka secara global, terutama di Asia Tenggara. Indonesia adalah pasar internet terdepan dan ekonomi terbesar di kawasan ini, dan kami ingin mempermudah proses impor ke negara ini. Kami juga ingin membantu jutaan orang Indonesia untuk mengakses produk dari seluruh dunia melalui sistem pengiriman yang efektif.
Dengan dokumentasi dan perantara yang tepat, kami dapat membantu pelanggan kami mengirim beberapa kategori barang yang memiliki batasan terbatas ke Indonesia tanpa masalah langsung ke alamat pelanggan. Kami memahami proses dan regulasi impor, termasuk proses perpajakan impor.
SindoShipping telah mengkhususkan diri dalam pengiriman barang elektronik, produk teknologi tinggi, kosmetik, barang mewah, mainan, suplemen dan vitamin, fashion, tas dan sepatu, serta obat tradisional ke Indonesia sejak tahun 2014. Kami menawarkan akurasi pengiriman yang tinggi dan pelacakan langsung yang tersedia selama pengiriman lintas batas sehingga pelanggan dapat merasa aman dan nyaman dengan pengiriman mereka. Hubungi kami sekarang untuk detail lebih lanjut di 6282144690546 dan kunjungi situs kami di sindoshipping.com.
Disini Sindo Shipping hadir untuk membantu masalah anda karena sindo shipping merupakan jasa pengiriman barang yang melayani jasa pengiriman barang eksport import yang sudah terjamin mudah dan aman
Kami percaya bahwa tujuan perusahaan kami adalah untuk menyederhanakan proses pengiriman barang anda ke Indonesia. Layanan perusahaan kami adalah:
- Membantu Anda mengatur pengiriman Anda dari titik asal ke tujuan Anda dengan mudah. Seolah-olah diperlukan, kami dapat mengatur penjemputan berdasarkan permintaan Anda dan waktu penjemputan untuk tujuan pengiriman di titik asal.
- Memungkinkan Anda untuk mengakses informasi secara real-time di mana lokasi barang Anda selama transit. Kami percaya bahwa perusahaan kami perlu memberi Anda informasi real-time online di mana lokasinya adalah karena kami menghargai pengiriman Anda dan kami memahami betapa pentingnya bagi Anda untuk dapat menemukan barang Anda di setiap langkah pengiriman sampai mencapai tujuan Anda dengan aman.
- Menangani pengurusan bea cukai dan pembayaran bea. Dengan keahlian kami dan sistem perantara pabean kami, kami akan membantu Anda dan perusahaan Anda untuk membayar pajak ke bea cukai dan menangani dokumen berdasarkan permintaan bea cukai Indonesia atas nama Anda.Dukung perkembangan perusahaan Anda ke tingkat selanjutnya. Karena kami yakin bahwa tugas kami adalah membuat Anda dan perusahaan Anda terus berkembang jika Anda ingin membangun pelanggan yang berbasis di Indonesia sebagai pengecer atau penjual online, pengiriman kami yang tepat waktu akan membantu Anda memenuhi kebutuhan pelanggan Anda.
Kami juga menyarankan jika kalian ingin mencari jasa pengiriman barang yang melayani pengiriman barang dari luar negeri ke Indonesia ,kalian bisa menggunakan jasa pengiriman SINDO SHIPPING karena sindo shipping melayani jasa pengiriman eksport import dan juga sudah bekerja sama dengan DHL sehingga memudahkan kalian untuk mengirim barang dari mana saja dan kemana saja,dan juga sistemnya door to door sehingga bisa mempick-up barang anda dan mengirim barang anda ke tempat tujuan dengan aman,dengan tentunya dengan biaya yang kompetitif. Tidak hanya itu, Sindo Shipping juga menyediakan Asuransi atau Jaminan Barang anda agar tetap dalam keadaan aman saat proses pengiriman, Dengan begitu anda pun tentu akan lebih merasa nyaman saat melakukan pengiriman barang dengan memilih Sindo Shipping sebagai pilihan anda. Sudah banyak testimony yang kami dapatkan dari costumer kami ,jadi jika kalian berkenan ingin menggunakan jasa kami kalian bisa menghubungi kontak kami melalui 081296055142 atau di website resmi kami http://www.sindoshipping.com
😉 We Are Waiting For Your Shipment!






Leave an inquiry