Apa kira-kira yang menjadi pertanyaan yang biasa kalian tanyakan sebelum kalian melakukan pengiriman barang? Apakah kalian sudah pernah melakukan proses pengiriman barang dari luar negri ke Indonesia dengan aman dan nyaman?
Sebelum anda memulai pengiriman barang dari luar negri ke Indonesia, ada beberapa hal yang kalian perlu perhatikan, yaitu:
1.Apa jenis barang yang anda ingin kirimkan dari luar negri?
Anda harus dapat dengan jelas tipe barang apa yang kalian ingin kirimkan, invoice lengkap dan packing list lengkap atau jika dokumen tidak lengkap kalian bisa memberikan ukuran perkiraan sehingga quote yang diberikan dari customer service Sindoshipping dapat lebih akurat.
Ditambah lagi dengan mengetahui jenis barang yang anda ingin kirimkan, kami dari SindoShipping dapat mengecek dan mengetahui dokumen apa yang dibutuhkan untuk mengimpor barang tersebut dan mengecek ke badan bea cukai Indonesia, atau Indonesia Custom agar barang yang dikirimkan tidak mendapati masalah dalam proses pengiriman.
Jenis barang yang akan dikirimkan juga berpengaruh terhadap harga barang perkilo dalam proses pengiriman. Maka dari itu harus di ketahui dengan jelas dan dikomunikasikan dengan jelas ke customer service kami sebelum melakukan pengiriman barang sehingga informasi yang didapat juga cukup jelas.
Mengapa mengirimkan barang dari luar negri ke Indonesia memiliki prosedur yang berbeda antara satu jenis barang dengan barang lainnya?
Mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia bukan sekadar soal memindahkan produk dari satu tempat ke tempat lain. Prosedur yang berbeda untuk berbagai jenis barang mencerminkan tantangan yang lebih kompleks terkait regulasi, keamanan, dan dampak ekonomi. Ketika seseorang mengimpor pakaian, misalnya, prosedurnya bisa berbeda dibandingkan dengan mengimpor barang elektronik atau bahan makanan. Alasannya terletak pada aspek pasar, jangkauan distribusi, tren global, serta dampaknya bagi pasar dunia dan konsumen.
Pasar global, dengan nilai yang diperkirakan mencapai USD 28,5 triliun pada tahun 2023, semakin terhubung dan dipengaruhi oleh pergeseran kebijakan dan preferensi konsumen. Indonesia, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki pasar impor yang signifikan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), impor Indonesia pada tahun 2022 mencapai sekitar USD 212,71 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya. Namun, di balik angka besar ini terdapat kerumitan peraturan yang berbeda-beda untuk berbagai jenis barang.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan perbedaan prosedur adalah regulasi pemerintah yang berfokus pada perlindungan ekonomi lokal dan keamanan konsumen. Sebagai contoh, barang elektronik, seperti ponsel pintar dan perangkat komputer, memerlukan sertifikasi khusus seperti Sertifikat Laik Operasi (SLO) atau izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa barang tersebut aman dan tidak mengganggu frekuensi telekomunikasi di Indonesia. Dampak dari regulasi semacam ini sangat penting bagi pasar global, mengingat pemain besar seperti Apple, Samsung, dan Xiaomi harus menyesuaikan strategi mereka untuk memasukkan produk ke Indonesia. Pasar smartphone global diperkirakan bernilai USD 484,81 miliar pada tahun 2023, dan Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pengguna terbesar di Asia Tenggara, sekitar 180 juta pengguna. Maka dari itu, memastikan kepatuhan terhadap prosedur impor bukan hanya soal formalitas, tetapi bagian penting dari strategi pasar global.
Untuk barang-barang seperti produk makanan, regulasi sering lebih ketat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia mewajibkan semua produk makanan impor diuji dan disertifikasi agar sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan nasional. Dengan meningkatnya tren makanan sehat dan organik di seluruh dunia, Indonesia menjadi pasar penting bagi produk-produk ini. Pasar makanan organik global diperkirakan mencapai USD 187,6 miliar pada tahun 2023, sementara tren konsumsi makanan sehat di Indonesia juga terus meningkat, didorong oleh kesadaran kesehatan yang makin tinggi di kalangan masyarakat. Prosedur yang ketat ini tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga memberikan tantangan bagi perusahaan seperti Nestlé dan Danone yang harus mematuhi standar lokal sekaligus menjaga efisiensi rantai pasok mereka.
Tren lain yang mempengaruhi prosedur impor adalah popularitas e-commerce. Platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada telah membawa pergeseran besar dalam perilaku konsumen, terutama selama pandemi COVID-19. Volume impor barang kecil melalui platform ini meningkat pesat, terutama produk fashion, aksesori, dan gadget dengan harga terjangkau. Menurut Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), sektor ini menyumbang lebih dari 30% dari total transaksi ritel digital di negara tersebut pada tahun 2022. Ini menunjukkan bahwa perusahaan internasional yang ingin menjangkau konsumen di Indonesia harus memahami dan mematuhi peraturan yang mengatur impor barang konsumsi bernilai kecil. Beberapa barang seperti pakaian mungkin hanya memerlukan dokumen dasar, sementara barang lain seperti kosmetik memerlukan registrasi lebih lanjut di BPOM, terutama jika mengandung bahan kimia tertentu.
Dampak dari prosedur impor ini pada pasar global juga tidak bisa diabaikan. Ketika negara seperti Indonesia memperketat aturan impor untuk melindungi produsen lokal, produsen global harus menyesuaikan diri, mempengaruhi harga dan ketersediaan barang di pasar. Sebagai contoh, ketika tarif impor barang tertentu ditingkatkan, seperti yang terjadi dalam kasus produk baja untuk mendukung produsen lokal, harga barang terkait di pasar domestik meningkat. Hal ini memicu pergeseran dalam tren konsumsi yang berdampak pada angka impor dan keseimbangan perdagangan global.
Sebagai ilustrasi lain, di industri otomotif, impor mobil mewah seperti yang diproduksi oleh Mercedes-Benz dan BMW membutuhkan persyaratan bea cukai yang lebih tinggi dan proses homologasi. Ini adalah proses teknis untuk memastikan kendaraan memenuhi standar keselamatan dan emisi di Indonesia. Dengan nilai pasar otomotif global mencapai lebih dari USD 2,86 triliun pada tahun 2023, perusahaan-perusahaan besar ini harus menyesuaikan strategi mereka, termasuk mengubah spesifikasi kendaraan untuk memenuhi regulasi di pasar yang berbeda.
Tidak hanya itu, faktor lain seperti keamanan dan dampak lingkungan juga memainkan peran besar dalam prosedur impor. Misalnya, baterai lithium yang digunakan dalam banyak perangkat elektronik memerlukan persetujuan khusus karena risiko kebakarannya. Tren global menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan peralihan ke kendaraan listrik mendorong peningkatan permintaan akan baterai ini, namun juga menuntut peraturan yang lebih ketat terkait pengangkutan dan penanganannya. Dengan pasar kendaraan listrik global yang diproyeksikan tumbuh hingga USD 1,4 triliun pada tahun 2027, Indonesia pun sedang menyusun strategi agar tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga pemain utama dalam rantai pasok baterai listrik ini.
Dari perspektif pelanggan, prosedur yang rumit ini seringkali diterjemahkan ke dalam biaya tambahan dan waktu tunggu yang lebih lama. Konsumen dunia, termasuk di Indonesia, semakin menuntut transparansi dan kecepatan dalam pengiriman barang. Perusahaan logistik seperti DHL dan FedEx berinvestasi besar dalam teknologi untuk memastikan bahwa mereka bisa menangani perbedaan prosedur antar negara dengan lebih efisien. Menurut laporan Statista, sektor logistik global diproyeksikan mencapai USD 12 triliun pada tahun 2024, dan penyesuaian terhadap peraturan impor menjadi kunci untuk tetap kompetitif.
Melalui contoh-contoh ini, jelas terlihat bahwa perbedaan prosedur impor untuk berbagai jenis barang bukan hanya cerminan dari perlindungan domestik, tetapi juga respons terhadap tren pasar, teknologi, dan permintaan konsumen. Dengan pemahaman ini, perusahaan global dapat lebih baik menavigasi kompleksitas yang ada dan tetap relevan di pasar Indonesia yang terus berkembang. Sementara itu, konsumen mendapatkan manfaat dari produk yang lebih aman dan sesuai standar, meskipun dengan konsekuensi biaya yang mungkin lebih tinggi. Maka, prosedur impor bukan sekadar kebijakan, melainkan bagian dari dinamika pasar yang terus berubah, menghubungkan preferensi lokal dengan tren global.
2. Berapa banyak kira-kira anda akan mengirimkan barang tersebut?
Dengan mengetahui jumlah kilo dan perkiraan dimensi, tim customer service dapat memberikan informasi yang terbaik mengenai quote harga pengiriman barang tersebut,
Satuan kilo merupakan satuan standar dalam proses pengiriman barang. Hitungan kilo juga berpengaruh dari ukuran panjang, lebar, tinggi (dimensi) dari barang tersebut yang dapat dikonversikan ke kilometric weight dengan cara penghitungan panjang x lebar x tinggi / 6,000 dan dibandingkan dengan kiloan asli yang mana yang lebih berat.
Itu merupakan sistem standar pengiriman barang secara Internasional yang digunakan secara universal dimana akan dicharge ke customer dihitung yang mana yang lebih berat dalam proses efektivitasnya. Sebagai contoh, jika ada customer yang ingin mengirimkan bola pingpong tetapi menggunakan box yang besar maka akan di charge volumetric karena berpengaruh ke dimensi atau space dalam proses pengiriman dan begitu pula sebaliknya jika barang tersebut berat tetapi mempunyai box yang kecil maka akan di charge berat asli nya.
Mengapa kuantitas barang menjadi salah satu faktor yang berpengaruh sewaktu ingin mengimpor barang ke Indonesia?
Kuantitas barang merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi keputusan untuk mengimpor barang ke Indonesia. Di balik alasan ini, terdapat pertimbangan yang melibatkan tren pasar, jangkauan produk, dan dampaknya pada pasar global serta pasar konsumen secara umum. Memahami bagaimana kuantitas mempengaruhi pasar dapat membantu perusahaan, pengusaha, dan bahkan pemerintah membuat keputusan yang tepat terkait perdagangan internasional. Dengan berbagai peraturan dan tarif, serta tantangan logistik dan permintaan konsumen yang fluktuatif, kuantitas menjadi tolok ukur penting dalam menentukan efisiensi dan profitabilitas perdagangan.
Salah satu alasan utama mengapa kuantitas barang menjadi faktor penentu adalah skala ekonomi. Semakin besar volume barang yang diimpor, semakin rendah biaya per unitnya. Menurut data dari World Trade Organization (WTO), negara-negara yang mengimpor dalam jumlah besar cenderung dapat menegosiasikan harga yang lebih kompetitif dan menekan biaya distribusi. Hal ini karena biaya pengiriman seringkali lebih efisien untuk volume besar dibandingkan dengan pengiriman dalam jumlah kecil. Pada tahun 2023, misalnya, pengiriman kontainer dari Tiongkok ke pelabuhan utama di Indonesia seperti Tanjung Priok mengalami penurunan tarif hingga 20% untuk impor dalam jumlah besar, sejalan dengan meningkatnya volume perdagangan elektronik dan peralatan teknologi.
Pasar Indonesia sendiri berkembang pesat sebagai salah satu pasar konsumen terbesar di Asia Tenggara, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa. Hal ini menciptakan potensi besar bagi produk impor, mulai dari elektronik, fashion, hingga makanan dan minuman. Kuantitas impor sering kali dipengaruhi oleh tren yang berkembang di kalangan konsumen. Sebagai contoh, popularitas produk seperti smart home devices dan gadget pintar meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Data dari Statista menunjukkan bahwa pada tahun 2023, sektor teknologi di Indonesia tumbuh lebih dari 15% dibandingkan tahun sebelumnya, sebagian besar didorong oleh meningkatnya permintaan untuk produk-produk berteknologi tinggi seperti robot vacuum, speaker pintar, dan perangkat wearable. Oleh karena itu, importir yang ingin memanfaatkan tren ini perlu mempertimbangkan kuantitas produk yang diimpor untuk memenuhi permintaan yang tinggi.
Namun, kuantitas tidak hanya berhubungan dengan tren pasar, tetapi juga dengan jangkauan dan distribusi barang. Semakin besar volume barang yang diimpor, semakin luas pula jangkauannya. Ini memungkinkan distribusi ke lebih banyak wilayah, termasuk kota-kota di luar Jakarta yang memiliki pasar berkembang. Misalnya, pada tahun 2023, kota-kota seperti Surabaya, Medan, dan Makassar menunjukkan pertumbuhan permintaan yang signifikan terhadap produk-produk mode impor seperti sepatu dan pakaian bermerek dari Eropa dan Amerika Serikat. Dengan mengimpor dalam jumlah besar, importir dapat memenuhi permintaan di berbagai daerah sekaligus, yang pada akhirnya membantu memperkuat kehadiran produk di pasar lokal.
Di sisi lain, pasar global memainkan peran penting dalam menentukan strategi kuantitas. Dunia saat ini terhubung secara lebih kompleks melalui rantai pasok global. Faktor seperti fluktuasi nilai tukar, biaya produksi, dan persediaan global memengaruhi keputusan tentang seberapa banyak barang yang diimpor. Pada tahun 2022, krisis rantai pasok yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan konflik geopolitik di Eropa Timur, seperti perang Rusia-Ukraina, memperlihatkan betapa pentingnya perencanaan kuantitas yang matang. Saat itu, banyak importir di Indonesia yang menghadapi kekurangan stok karena terganggunya rantai pasok dan peningkatan biaya pengiriman hingga 40% dalam beberapa kasus.
Dampak dari kuantitas barang yang diimpor juga dapat terlihat pada kemampuan perusahaan untuk bersaing di pasar. Misalnya, perusahaan besar seperti Unilever dan Nestlé, yang memiliki rantai pasok kuat dan kemampuan untuk mengimpor bahan baku dalam jumlah besar, mampu mempertahankan harga produk yang kompetitif di pasar Indonesia. Sebaliknya, perusahaan kecil dengan kapasitas impor terbatas sering kali harus menghadapi biaya yang lebih tinggi per unit, yang akhirnya memengaruhi harga jual ke konsumen.
Selain itu, kuantitas barang yang diimpor juga memiliki implikasi pada tren belanja konsumen. Data dari Google Trends menunjukkan bahwa produk-produk yang diimpor dalam jumlah besar cenderung lebih cepat menarik perhatian konsumen. Misalnya, tren fesyen seperti pakaian fast fashion dari merek global seperti H&M dan Zara menjadi populer berkat kemampuan mereka untuk mengimpor produk dalam jumlah besar dan mengisi toko-toko dengan barang-barang terbaru secara konsisten. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif karena konsumen selalu mencari produk terbaru dengan harga yang terjangkau.
Namun, mengimpor dalam jumlah besar juga memiliki risikonya. Salah satu risiko utama adalah kelebihan stok, yang dapat memicu biaya penyimpanan tinggi dan potensi penurunan harga jika barang tidak laku terjual. Pada tahun 2023, banyak importir di sektor tekstil menghadapi tantangan ini ketika tren mode bergeser lebih cepat daripada perkiraan, menyebabkan penumpukan stok. Oleh karena itu, memahami dinamika pasar dan memperkirakan permintaan dengan cermat menjadi kunci dalam menentukan kuantitas impor yang optimal.
Dari perspektif global, kuantitas barang yang diimpor ke Indonesia juga memengaruhi pasar internasional. Permintaan dari pasar Indonesia dapat mendorong produksi di negara pengekspor. Misalnya, Tiongkok, sebagai pemasok utama barang elektronik, sering menyesuaikan kapasitas produksinya berdasarkan pesanan dari negara-negara besar seperti Indonesia. Pada tahun 2023, kenaikan impor alat-alat elektronik ke Indonesia berdampak pada peningkatan produksi pabrik-pabrik di Shenzhen dan Shanghai, yang merupakan pusat manufaktur elektronik terbesar di dunia.
Secara keseluruhan, mengimpor barang dalam jumlah besar memberikan berbagai manfaat seperti pengurangan biaya per unit, peningkatan daya saing, dan distribusi yang lebih luas. Namun, faktor-faktor seperti tren pasar, pengaruh global, dan risiko logistik harus diperhitungkan dengan matang. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan dan tren belanja yang lebih berkelanjutan, importir juga perlu mempertimbangkan cara-cara untuk meminimalkan dampak lingkungan dari impor besar-besaran. Strategi seperti pengiriman dengan kapal yang lebih efisien dan perencanaan rantai pasok yang ramah lingkungan kini menjadi bagian penting dari pertimbangan impor.
Berdasarkan data dan peristiwa terbaru, jelas bahwa kuantitas barang memainkan peran yang lebih besar daripada sekadar angka di atas kertas. Ini mencakup aspek biaya, efisiensi, tren pasar, hingga potensi distribusi luas. Di era yang semakin terhubung dan kompetitif, memahami pentingnya kuantitas barang dalam perdagangan internasional tidak hanya membantu importir mengoptimalkan strategi mereka, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat bersaing secara efektif dan memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
3. Ke kota mana tujuan anda akan melakukan pengiriman barang?
Dikarenakan SindoShipping menggunakan beberapa port dalam proses pengimporan barang, kota tujuan dimana anda mau mengirimkan barang juga berpengeruh dalam harga kiriman.
Tujuan kota-kota yang berbeda memiliki harga yang berbeda juga. Biasa nya semakin jauh dari ibukota Jakarta, maka harga kiriman semakin mahal dikarenakan tambahan biaya jarak pengiriman.
4. Apakah anda mau mengirimkan barang via laut atau udara?
Pengaruh sistem pengiriman atau cara anda mau mengirimkan barang juga berpengaruh terhadap harga pengiriman barang yang anda akan bayarkan dan juga berpengaruh terhadap waktu pengiriman barang juga.
Apakah barang yang anda kirimkan bersifat urgent atau penting atau tidak sangat berpengaruh terhadap kebutuhan anda untuk mengirimkan melalui laut atau udara.
Biasanya harga pengiriman barang via udara lebih mahal 2 kali di bandingkan harga pengiriman via laut dikarenakan biaya yang perlu dikeluarkan dalam proses pengiriman yang cepat dan mempersingkat waktu dan juga tambahan informasi adalah apabila barang yang anda kirimkan bulky atau besar secara ukuran yang dimana mengirimkan secara laut dapat mempermurah ongkos pengiriman barang.
SindoShipping didirikan di tahun 2014 dengan visi dimana perkembangan online shopping di tahun-tahun kedepan nya akan cukup sangat berpengaruh dalam perkembangan e-commerce secara global.
E-commerce sendiri merupakan kebutuhan pada era sekarang untuk dapat memperkembangkan bisnis secara online dan dimana kebiasaan konsumen yang berubah dari offline brick and mortar shop ke online shop.
Sistem komersial penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara fisikal merupakan hal yang baru di era millenium yang menyebabkan banyak perusahaan-perusahaan harus terus dapat berinovasi.
Dengan perkembangan internet dan online shopping secara global, pengaruh jasa pengiriman barang dari luar negri sangat dibutuhkan oleh pembeli barang dari Indonesia sebagai konsumen secara langsung ataupun sebagai mediator atau penjual.
Sindoshipping melihat perkembangan masyarakat Indonesia yang melihat dan membutuhkan konsumsi barang yang tidak hanya dari dalam negri tetapi juga dari luar negri, dan Sindoshipping memainkan peran untuk dapat membantu masyarakat Indonesia pada umumnya dalam proses mengimpor barang secara mudah dan dengan harga yang terjangkau.
Karena banyaknya permintaan barang impor dari luar negri untuk di konsumsi di Indonesia, permintaan jasa pengiriman juga dibutuhkan dalam memperlancar proses mulai dari pembelian sampai barang diterima oleh konsumen.
Proses yang simpel dan tidak bertele-tele dibutuhkan oleh konsumen sebelum memulai pengiriman barang dari luar negri ke Indonesia. Dengan mendapatkan data yang jelas dan akurat, calon pengirim bisa mendapatkan rasa aman dan nyaman dalam proses pengiriman barang sampai barang di terima dengan baik di alamat penerima.
SindoShipping berkomitmen untuk dapat memberikan jasa yang terbaik dan dimana hal-hal yang untangible dan tidak terlihat dapat memberikan rasa aman seperti teknologi tracking online bagi barang yang dikirimkan, informasi yang jelas, dan resiko-resiko pengiriman barang yang didapati dalam proses pengiriman barang.
Di tahun 2020, pandemi coronavirus menyerang seluruh dunia dan banyak penduduk dunia tinggal dirumah dan membutuhkan jasa logistic dan pengiriman barang. SindoShipping mendapatkan banyak inquiry dan pertanyaan mengenai proses pengiriman barang dari luar negri ke Indonesia secara efesien dan efektif. Banyak customer yang ingin memulai pengiriman barang dari luar negri karena tidak dapat berpergian karena ditutupkan border atau perbatasan antarnegara.
Dikarenakan coronavirus yang menyebabkan tidak bisa berpergian traveller diseluruh dunia, menjadikan industri pengiriman barang dan logistik sebagai tulang punggung dalam penyediaan barang dan juga perpindahan barang dari satu tempat ke tempat lain secara efektif dan murah.
SindoShipping sebagai penyedia jasa pengiriman barang dari luar negri ke Indonesia yang sudah cukup berpengalaman bertahun-tahun, mendapatkan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh calon pengirim barang. Berikut adalah beberapa jenis pertanyaan yang umum ditanyakan oleh para pengguna jasa sebelum melakukan pengiriman barang melalui SindoShipping.
Sindoshipping didirikan untuk dapat membantu proses pengiriman jasa impor barang dari luar negri ke Indonesia dengan cepat, mudah, dan efisien. Misi dari SindoShipping sendiri adalah untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik mengenai sistem pengiriman barang dari luar negri ke dalam negri yang dapat membantu reseller-reseller atau shop online yang ingin mencoba berbisnis barang-barang dari luar negri ke Indonesia.
Dengan pengetahuan dan sistem yang kami miliki, kami berusaha yang terbaik untuk dapat memberikan layanan yang terbaik dalam penyedia jasa pengiriman yang menggunakan Singapura sebagai hub pengiriman dari seluruh sistem kami.
Faktor apa yang perlu dipertimbangkan oleh konsumen sebelum melakukan pengiriman via laut atau udara?
Ketika konsumen dihadapkan pada pilihan pengiriman via laut atau udara, ada sejumlah faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan mereka. Faktor-faktor ini mencakup aspek-aspek teknis, biaya, waktu pengiriman, keamanan, serta dampak lingkungan. Perbedaan antara pengiriman via laut dan udara cukup signifikan dalam hal kecepatan, biaya, serta jangkauan pasar yang bisa dicapai, yang pada akhirnya mempengaruhi pengalaman dan keputusan konsumen.
Pertama, waktu pengiriman merupakan pertimbangan utama bagi banyak konsumen. Pengiriman udara menawarkan kecepatan yang tak tertandingi dibandingkan pengiriman laut. Pesawat kargo dapat membawa barang dari satu benua ke benua lain dalam hitungan hari, bahkan dalam beberapa kasus hanya beberapa jam. Data menunjukkan bahwa pengiriman udara sering kali menjadi pilihan utama untuk barang-barang yang memerlukan pengiriman cepat, seperti barang elektronik, produk farmasi, dan barang berharga tinggi. Sebagai contoh, laporan International Air Transport Association (IATA) menyebutkan bahwa nilai barang yang diangkut melalui udara pada tahun 2023 mencapai lebih dari USD 6 triliun, atau sekitar 35% dari nilai perdagangan global, meskipun hanya menyumbang sekitar 1% dari volume total perdagangan dunia.
Sebaliknya, pengiriman laut memiliki keunggulan dalam hal kapasitas dan biaya. Kapal kargo mampu mengangkut jumlah barang yang jauh lebih besar dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pesawat kargo. Bagi konsumen yang mengirimkan barang dalam jumlah besar atau berat, pengiriman laut biasanya menjadi opsi yang lebih ekonomis. Misalnya, dalam perdagangan komoditas, seperti bahan mentah, mesin, dan produk manufaktur, pengiriman laut adalah metode yang paling hemat biaya. Menurut data UNCTAD, sekitar 80% perdagangan global berdasarkan volume dan 70% berdasarkan nilai ditransportasikan melalui jalur laut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pengiriman laut memakan waktu lebih lama, metode ini tetap menjadi pilihan populer untuk pengiriman besar.
Faktor biaya tidak hanya mencakup biaya pengiriman itu sendiri, tetapi juga biaya tambahan yang terkait dengan bea cukai, penanganan di pelabuhan, serta biaya penyimpanan. Pengiriman udara biasanya dikenakan biaya yang lebih tinggi karena kecepatan dan efisiensinya, sementara pengiriman laut sering kali memiliki biaya yang lebih bervariasi tergantung pada rute, ukuran kapal, dan jenis barang yang dikirim. Konsumen perlu memahami bahwa biaya tambahan, seperti asuransi, dapat berbeda secara signifikan antara pengiriman udara dan laut. Pengiriman laut mungkin memerlukan asuransi yang lebih tinggi untuk perlindungan terhadap risiko seperti cuaca buruk atau penundaan pelabuhan.
Faktor keamanan dan risiko juga menjadi pertimbangan penting. Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi karena standar kontrol yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih baik di bandara. Ini sangat penting bagi konsumen yang mengirimkan barang bernilai tinggi atau produk yang memerlukan penanganan khusus, seperti peralatan medis atau komponen elektronik. Sebaliknya, pengiriman laut memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kerusakan akibat kondisi cuaca yang buruk atau penundaan di pelabuhan. Data dari Allianz menunjukkan bahwa klaim asuransi untuk kerugian kargo laut meningkat hingga 10% pada tahun 2022 akibat cuaca ekstrem dan kemacetan pelabuhan yang meningkat selama pandemi COVID-19.
Dampak lingkungan juga semakin menjadi faktor yang dipertimbangkan konsumen modern. Pengiriman udara dikenal memiliki jejak karbon yang lebih besar dibandingkan pengiriman laut. Studi dari European Commission mengungkapkan bahwa emisi CO2 dari pengiriman udara per ton-kilometer bisa mencapai hingga 500 gram, dibandingkan dengan hanya 10-40 gram untuk pengiriman laut. Konsumen yang peduli dengan keberlanjutan dan ingin mengurangi jejak karbon mereka mungkin lebih memilih pengiriman laut meskipun lebih lambat. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan logistik besar seperti Maersk dan DHL telah mulai mengadopsi teknologi dan inisiatif hijau untuk mengurangi emisi karbon dari pengiriman mereka, dengan menginvestasikan miliaran dolar dalam kapal berbahan bakar alternatif dan pesawat ramah lingkungan.
Tren teknologi juga mempengaruhi keputusan konsumen. Dengan kemajuan dalam pelacakan kargo dan sistem manajemen rantai pasok, konsumen kini memiliki akses real-time untuk memantau status pengiriman mereka, baik melalui laut maupun udara. Platform seperti Flexport dan layanan logistik dari Amazon telah memperkenalkan fitur pelacakan dan analitik yang memungkinkan konsumen memantau pergerakan kargo mereka dari awal hingga akhir. Ini meningkatkan transparansi dan memberikan rasa aman bagi konsumen, terutama untuk pengiriman bernilai tinggi atau waktu-sensitif.
Dalam skala global, keputusan antara pengiriman laut dan udara juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah dan peraturan perdagangan. Beberapa negara memberlakukan tarif atau regulasi yang lebih ketat untuk pengiriman udara dibandingkan dengan pengiriman laut, atau sebaliknya, untuk mendorong pergerakan barang sesuai dengan infrastruktur dan kebutuhan ekonomi mereka. Misalnya, negara-negara di Eropa dan Amerika Utara memiliki jaringan bandara dan pelabuhan yang canggih, memungkinkan efisiensi tinggi dalam kedua metode pengiriman tersebut. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura dan Hong Kong dikenal sebagai hub logistik yang unggul, menyediakan pilihan pengiriman laut dan udara yang kompetitif dengan fasilitas pelabuhan dan bandara berteknologi tinggi.
Bagi perusahaan, baik pengiriman laut maupun udara memiliki peran penting dalam strategi distribusi global. Perusahaan seperti Apple, yang mendistribusikan produk bernilai tinggi ke berbagai negara, cenderung memilih pengiriman udara untuk memenuhi permintaan konsumen yang mendesak. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan manufaktur yang mengirimkan komponen dan bahan mentah biasanya memilih pengiriman laut untuk menghemat biaya operasional. Keputusan ini dipengaruhi oleh proyeksi pasar, tren permintaan, serta preferensi konsumen terhadap kecepatan atau biaya.
Bagi konsumen perorangan, keputusan antara pengiriman laut dan udara sering kali dipengaruhi oleh jenis barang yang dikirim. Misalnya, pembelian produk-produk seperti furnitur atau mesin besar lebih efisien dikirim melalui laut, sementara barang seperti pakaian desainer, gadget, atau produk segar mungkin lebih cocok dikirim melalui udara. Faktor-faktor ini menggambarkan pentingnya pemahaman akan kebutuhan pribadi dan kemampuan finansial sebelum memutuskan metode pengiriman yang paling tepat.
Pada akhirnya, pilihan antara pengiriman laut dan udara memerlukan pertimbangan yang matang atas kebutuhan spesifik, biaya, waktu, risiko, dan dampak lingkungan. Dengan memahami perbedaan dan keunggulan masing-masing metode, konsumen dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan sesuai dengan harapan mereka. Tren global yang terus berkembang dalam teknologi logistik, peraturan pemerintah, serta preferensi konsumen terhadap keberlanjutan menunjukkan bahwa baik pengiriman laut maupun udara akan tetap relevan dan penting dalam pasar pengiriman internasional di masa depan.
Bagaimana prosedur pengiriman di Sindo Shipping ?
Sistem pengiriman SindoShipping menggunakan Singapura sebagai base penerimaan barang dari luar negri yang dimana calon pengguna jasa dapat memakai alamat warehouse SindoShipping sebagai alamat tujuan dari pembelian paket barang dari luar negri.
Mengapa Singapura? Singapura berlokasi sangat strategis yang terletak diujung peninsula Malaysia dan menjadi poros transit pengiriman barang di Asia Tenggara. Singapura sendiri sudah sejak lama menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara dan hampir 60-80 persen pengiriman barang ke Asia Tenggara melewati Singapura sebagai tempat transit bongkar muat barang.
Singapura juga merupakan top 10 Globatl transit place yang dimana pemerintah Singapura sangat mengutamakan efisiensi dan proses transit dan pengiriman barang se-efektif mungkin dan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya dalam proses transit di Singapura baik proses ekspor, impor dan proses clearance barang.
Ada 4 hal yang membantu Singapura menjadi top player di industry transit barang:
- Konektivitas. Lokasi Singapura di map sangat mendukung proses konektivitas pengiriman udara dan laut. Berletak di tengah-tengah Asia tenggara dan didukung oleh banyaknya kantor cabang multi national dan perusahaan logistic dunia menjadikan Singapura sebagai tempat yang sangat strategis.
- Infrastruktur. Singapura infrastruktur sangat mendukung karena investasi pemerintah lokal yang serius terus mengembangkan sesuai dengan internasional standar dalam proses logistik karena pemerintah Singapura mempercayai bahwa struktur infrastruktur digital dan fisikal perlu terus di tingkatkan berjalan nya waktu.
- Proses. Di Singapura, untuk memproses impor permit hanya membutuhkan beberapa menit untuk persetujuan, bandingkan dengan Indonesia yang butuh beberapa hari untuk mendapatkan impor permit suatu barang atau pengiriman. Dengan proses dokumentasi yang cepat dan pengaruh sistem dan infrastruktur yang terus diperbaharui, Singapura mempunyai nilai keunggulan yang terbaik dikelasnya.
- Keikutsertaan Privat Sektor. Dengan bantuan investasi dari privat sektor yang terus juga berinovasi dan menetapkan Singapura sebagai base di Asia Tenggara, menjadikan Singapura negara yang kuat dalam logistik dan hub pengiriman barang.
Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah di bawah ini untuk dapat memulai pengiriman barang melalui SindoShipping:
- Melampirkan invoice asli atau packing list sesuai dengan isi paket yang akan dikirimkan ke alamat tujuan yang di tempel di luar box.
- Wajib memberikan nomor tracking paket jika mengirimkan paket ke warehouse Singapore dengan menggunakan kurir local atau dari e-commerce.
- Menuliskan marking code sesuai dengan ketentuan yang sudah di berikan oleh Sindoshipping.
- Penulisan alamat pegirim dan penerima wajib disertakan Kecamatan, Kabupaten dan Kode Pos.
- Wajib memberikan foto paket yang sudah di lengkapi dengan marking code jika langsung diantarkan ke warehouse.
- Untuk pengiriman barang dari e-commerce cukup dengan menuliskan warehouse kami dan memberitahukan ke customer service barang yang dipesan melalui e-commerce sehingga customer service dapat mengetahui dan mengindikasikan barang dari customer.
- Setiap barang yang di dikirimkan ke warehouse baik menggunakan kurir local atau self delivery wajib mengirimkan foto kepada tim sindoshipping atau ke dalam grup whatsapp.
- Jika tidak memberikan no tracking dan foto paket sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan sebelumnya, kami tidak akan bertanggung jawab jika terjadi kehilangan atau keterlambatan pengiriman.
- Seluruh transaksi yang di lakukan tanpa memberikan informasi kepada team sindoshipping itu diluar tanggung jawab kami. Jika terjadi kehilangan barang dan masalah pada paket tersebut bukan tanggung jawab dari kami.
- Seluruh booking pick up untuk penjemputan barang di Singapore harus di arrange oleh team sindoshipping bukan di arrange sendiri oleh customers.
- Akan dibuat grup whatsapp untuk mempermudah pelacakan barang dan penagihan antara tim customer service dan pelanggan.
- Nama penerima paket harus sesuai dengan nama grup whatsapp yang sudah di buat. Jika tidak sesuai dan tidak ada konfrimasi kepada team sindoshipping ,jika terjadi sesuatu dengan paket itu di luar tanggung jawab kami.
- Dimensi box yang digunakan maksimal 40 x 30 x 30 cm untuk pengiriman via udara via batam dikarenakan ada batasan maksimal dalam 1 box atau barang perlu dibongkar atau direpack. Jika melakukan pengiriman direct ke Jakarta lewat udara, tidak perlu dibongkar tetapi memiliki harga khusus.
- Batas pembayaran adalah 1×24 jam setelah invoice keluar dan ditagihkan melalui grup whatsapp. SindoShipping tidak bertanggungjawab jika ada delay dalam proses pengiriman jika pembayaran shipping tidak diterima sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.
- Untuk pembayaran akan di informasikan setelah paket tiba di batam sebelum dikirim ke alamat tujuan melalui bank transfer yang akan diinformasikan oleh tim customer service dalam mata uang rupiah atau SGD.
- Estimasi pengiriman barang melalui udara adalah 7-14 hari kerja saat barang tiba di batam dan tidak dihitung sabtu minggu dan hari libur atau tanggal merah.
- Estimasi pengiriman barang melalui laut adalah 1-2 bulan dengan resiko paket tidak bisa di tracking seperti pengiriman dengan udara.
- Untuk pick up obat di klinik atau rumah sakit diwajibkan untuk melampirkan nomor paspor pasien dan detail pasien untuk proses pengambilan obat di Singapura.
Apakah ada potongan harga saat melakukan pengiriman melalui Sindo shipping ?
SindoShipping memiliki promo-promo sepanjang tahun sesuai dengan kalender-kalender promo yang dirancang oleh tim sales. Calon pengirim dapat bertanya ke tim sales customer service jika ada promo yang berlaku sewaktu calon pengirim ingin mengirimkan barang ke Indonesia.
Di tambah lagi, Sindo shipping kami memiliki sistem membership yang di bagi menjadi 4 level yang dapat memberikan tambahan diskon dan potongan poin bagi calon pengiriman barang, yaitu:
- Green (0-50kg) Point belum bisa di redeem ,tetapi jika ingin meredeem point , maka bisa melakukan pengiriman dalam 1 bulan sebesar lebih dari 50kg. (hitungan bulan ke bulan)
- Silver (50kg – 100kg ) poin bisa di redeem .
- Gold (100kg-300kg) poin bisa di redeem.
- Platinum (>300kg ) poin bisa di redeem
Untuk mendapatkan 1 point, pengirim harus melakukan pengiriman minimal 1 kilogram pengiriman yang langsung diconvert ke point. Per tier juga memberikan angka poin yang berbeda. Silver 1 poin berharga IDR 1,000, Gold 1 poin berharga IDR 2,000, Platinum 1 poin berharga IDR 2,500. Semakin tinggi tier maka poin atau potongan yang di dapat semakin tinggi.
Beberapa cara lain dimana customer dapat mendapatkan poin adalah dengan sistem referral pengiriman, deposit uang pengiriman, dan menjadi agen atau refferal sistem yang juga menambah point dan dapat meningkatkan poin dalam sistem reward
Tambahan diskon apabila customer yang menduduki tier Silver, Gold , dan Platinum akan mendapatkan discount pengiriman sebesar 1% (Silver tier), 2% (Gold tier), 2.5% (Platinum tier). setiap pengirimannya bergantung dari efektif tier levelnya (hanya untuk barang general saja yaitu obat , makanan , pakaian, sepatu harga di bawah 1,5 juta )
Apakah Sindo shipping memiliki Asuransi untuk barang Branded dan Electronik ?
Kami menyediakan Asuransi untuk barang anda dimana hanya perlu membayar 15% dari value barang anda dengan maksimal klaim Rp.100.000.000. Untuk in house asuransi kami hanya menyediakan Rp 1.500.000 per shipment jika barang tidak di terima secara utuh atau tidak hilang sepenuhnya. Jika ada kerusakan, akan di review case per case basis.
- Syarat dan Ketentuan klaim asuransi :
- Sebelum mengirim paket atau di terima oleh sindo shipping mohon foto atau videokan paket sebelumnya
- Invoice / Bukti pengiriman
- Mohon Videokan saat paket di buka. (unboxing video and photo)
Apakah Sindo shipping memiliki Jasa Pick up dan Repacking ?
Kami melayani jasa pick yang siap menjemput paket anda dari rumah anda ,jadi anda tidak perlu repot untuk mengantar paket anda ke warehouse kami dengan biaya 30 – 70 SGD.
Kami juga melayani untuk pick-up obat dari clinic dengan biaya 50-70 SGD. Dengan syarat harus memiliki resep dokter dan juga nomer passport pasien.
Schedule pick up :
- Hospital / Clinic : 10 am – 2 pm
- Residental : 2 pm – 6 pm
Selain itu kami juga melayani jasa repacking dengan biaya 8 -15 SGD / box 23 x 23 x 60
Untuk segala pembayaran akan diinfokan melalui customer service kami .
Apakah Sindo shipping melayani registration IMEI ?
Sekarang pengiriman Iphone 12 sekarang menjadi hal yang paling diminati , kami bisa membantu anda dalam pengiriman barang elektronik dengan biaya 1.500.000/pcs
Kami bisa melayani untuk registration imei dengan biaya 3.500.000 / pcs ,proses kerja akan di lakukan dalam 7 hari kerja, Jadi untuk prosedur registrasi IMEI di kami bisa di infokan kepada kami :
- foto box belakang hp yang tertera spesifikasi serta nomor imei
- Foto kan KTP yang mau di registrasikan
Ada 2 pilihan cara yaitu ; - sebelum barang di drop bisa di infokan kepada tim kami perihal ktp dan foto box iphone nya. Jadi pada saat di terima iphone sudah bisa di gunakan. Proses registrasi imei akan di lakukan setiap hari senin dan membutuhkan waktu 2-5 hari kerja.
- Bisa di infokan foto ktp dan foto box iphone nya pada saat barang sudah di terima oleh customers
Apakah sindo shipping hanya melayani pengiriman saja ?
Selain melayani pengiriman barang kami juga melayani jasa titip barang dengan biaya 10% dari value barang.
Yang diperlukan untuk Jasa titip barang :
- Link website barang yang anda inginkan
- Foto dan List barang
- Atau jenis barang yang ingin dibelikan dan detail, tim kami akan mengkomunikasikan dan menginformasikan ke customer mengenai barang yang dinginkan dan apakah customer ingin mempurchase barang tersebut.
Apakah harga sudah termasuk pajak ?
Harga pengiriman yang kami berikan sudah dengan termasuk pajak masuk indonesia. (all inclusive)
Apakah memiliki service express ?
Untuk estimasi pengiriman kami hanya bisa memberikan estimasi 7- 14 hari untuk pengiriman standar, untuk express service, kami menyediakan jasa pengiriman via DHL yang dimana 1-2 hari barang bisa sampai di Indonesia di luar waktu clearence custom.
Apakah bisa mengirim makanan frozen food ?
Untuk pengiriman makanan kami hanya bisa mengirim makanan kering yang sudah memiliki ijin seperti BPOM.
Ketika mengirim barang-barang makanan ke luar negeri melalui jasa ekpedisi , aturannya tergolong sederhana: Anda tidak bisa mengirim makanan yang digolongkan sebagai barang mudah rusak (hal-hal yang bisa meledak atau yang bisa rusak / basi saat transit).
Berikut ini adalah beberapa syarat makanan yang bisa dikirimkan :
- Makanan harus dalam kemasan produsen asli (biasa pabrikan)
- Memiliki no BPOM (artinya sudah memiliki izin dari badan pemeriksa obat dan makanan)
- Kemasan makanan harus disegel dan tidak dirusak dengan cara apapun.
- Kemasan makanan harus mencantumkan semua bahan (ingredients).
- Makanan harus memiliki umur simpan lebih dari 6 bulan (best before) sejak tanggal pengiriman.
Berikut ini beberapa contoh makanan yang bisa dikirim :
- Mie instan
- Suplemen vitamin
- Bumbu instan
- Snack
Apakah hanya melayani pengiriman barang dari Singapore saja ?
Bagi anda yang ingin melakukan pengiriman di luar singapura jangan khawatir karna kami sindo shipping bekerja sama dengan DHL yang bisa membantu anda melakukan pengiriman dari seluruh dunia tentunya dengan harga yang ekonomis.
Sistem pengiriman yaitu DHL akan mengambil barang kiriman anda dari alamat dan negara dimana DHL ada menyediakan jasa pengiriman Internasional. Tim kami akan membantu anda mengatur pengiriman dari alamat yang anda tunjuk dalam proses pengiriman dan akan transit di gudang kami di Singapura.
Mengapa Anda harus mengirimkan barang dengan SindoShipping dan bagaimana perusahaan kami dapat membantu Anda dan bisnis Anda mengirimkan barang dan produk ke Indonesia?
Visi perusahaan kami adalah membantu perusahaan di seluruh dunia untuk dapat mengekspor produk mereka ke Indonesia dengan mudah dan memperluas pasar mereka secara global, terutama di Asia Tenggara, karena Indonesia adalah pasar internet terkemuka dan ekonomi terbesar di kawasan ini. Kami bertujuan untuk mempermudah proses impor ke negara ini dan membantu jutaan orang Indonesia mengakses produk dari seluruh dunia dengan sistem pengiriman yang efektif.
Dengan dokumentasi dan perantara yang tepat, kami dapat membantu pelanggan kami mengirimkan beberapa kategori barang yang memiliki batasan terbatas ke Indonesia tanpa kendala langsung ke alamat pelanggan, karena kami memahami proses dan regulasi impor, termasuk proses perpajakan impor.
SindoShipping mengkhususkan diri dalam pengiriman elektronik, produk berteknologi tinggi, kosmetik, merek mewah, mainan, suplemen dan vitamin, fashion, tas dan sepatu, serta obat-obatan tradisional ke Indonesia sejak 2014 dengan layanan pengiriman yang sangat akurat dan pelacakan langsung selama pengiriman lintas batas sehingga pelanggan dapat merasa aman dan yakin dengan pengirimannya. Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut di 6282144690546 dan kunjungi situs kami sindoshipping.com.






Leave an inquiry