KUMPULAN ISTILAH PENTING DALAM DUNIA BISNIS FRANCHISE YANG PENTING DIKETAHUI PARA PEBISNIS

Banyaknya usaha waralaba (franchise) mendorong minat pengusaha muda indonesia untuk mulai berbisnis waralaba, dalam hal berbisnis tentunya pengusaha akan mengedepankan keamanan dan keuntungan yang besar. Artikel kali ini tim Sindo Shipping ingin mengangkat pembahasan seputar istilah penting dalam dunia bisnis waralaba (franchise), sehingga pengusaha pemula akan mengetahui bagaimana cara mulai berbisnis waralaba ini. Selamat membaca semoga artikel ini bisa menambah pengetahuanmu dan diharapkan anda tertarik bergabung menjadi mitra jasa ekspedisi Sindo Shipping.

Pada dasarnya Franchise adalah sebuah perjanjian mengenai metode pendistribusian barang dan jasa kepada konsumen. Pemberi waralaba dalam jangka waktu tertentu memberikan lisensi kepada Penerima waralaba untuk melakukan usaha pendistribusian barang atau jasa di bawah nama identitas Pemberi waralaba dalam wilayah tertentu. Usaha tersebut harus dijalankan sesuai dengan prosedur dan cara yang ditetapkan oleh Pemberi waralaba. Pemberi waralaba memberikan bantuan (assistance) terhadap Penerima waralaba, sebagai imbalannya Penerima waralaba membayar jumlah uang berupa initial fee dan royalty. Selain pengertian waralaba, perlu dijelaskan pula apa yang dimaksud dengan pemberi waralaba dan penerima waralaba. Pemberi waralaba (franchisor) adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan, atau ciri khas usaha yang dimilikinya. Penerima waralaba (franchisee), adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan, atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba. (Wikipedia bahasa Indonesia, 2016)

Di Indonesia bentuk usaha bisnis ini juga berkembang dengan pesat, dimana bentuk usaha franchise ini banyak digunakan dalam berbagai usaha dan yang paling populer saat ini adalah franchise jasa usaha ekspedisi. Memulai bisnisfranchise bukan berarti aman dari risiko kerugian. Untuk itu, sebelum memulai, ada baiknya anda mengetahui istilah penting yang perlu diperhatikan saat anda ingin memulai bisnis franchiseBerikut ini istilah – istilah penting dalam franchise yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber website:

Area Franchise

Hak waralaba yang diberikan kepada individu atau perusahaan meliputi wilayah geografis yang telah ditentukan dalam perjanjian waralaba (Franchise Agreement). Pada prakteknya Area Franchisee dapat diberikan target dan deadline berkaitan dengan jumlah outlet yang harus dibuka dalam kurun waktu tertentu. Area Franchisee dapat menjual hak waralaba yang dimilikinya kepada Individual atau Multiple Franchisee.

Business Format Franchising (Waralaba Format Bisnis)

Waralaba format bisnis merupakan jenis waralaba yang paling maju. Dalam waralaba format bisnis, Franchisor memberikan hak (lisensi) kepada franchisee untuk menjual produk/jasa menggunakan merek, identitas dari sistem yang dimiliki franchisor. Selain itu franchisor juga melatih franchisee dalam hal pemasaran, penjualan, pengelolaan stock, akunting, personalia, pemeliharaan, pengembangan bisnis dan semua aspek berkaitan dengan pengelolaan usaha bersangkutan. Selain itu dalam waralaba format bisnis franchisor juga memberikan dukungan yang berkesinambungan kepada para franchisee-nya dalam bentuk konsultansi usaha, internal audit, pemusatan pembelian untuk mendapatkan harga terbaik, pengembangan produk dan advertising.

Conversion Franchise (Waralaba Konversi)

Waralaba konversi adalah jenis waralaba dimana franchisor memberikan lisensi kepada usaha sejenis milik franchise untuk bergabung di dalam rantai usaha yang dimiliki franchisor mempergunakan merek, logo dan sistem operasi franchisor. Format waralaba seperti ini diterapkan oleh rantai hotel misalnya choice hotel.

Development Agreement

Development Agreement adalah perjanjian antara franchisor dengan Master Franchisee atau Area Franchisee berkaitan dengan komitmen franchisee dalam hal target pengembangan jaringan waralaba di area geografis yang dimilikinya.

Disclosure

Disclosure merupakan satu kewajiban dari franchisor kepada calon franchisee. Disclosure merupakan penyajian fakta berupa kondisi penjualan, personalia maupun keuangan dari franchisor kepada calon franchisee. Fakta-fakta yang disajikan ini merupakan dokumen yang sifatnya rahasia, dan tidak boleh digunakan oleh calon franchisee untuk kepentingan pribadi, selain untuk mengetahui kondisi usaha dari franchisor sebelum memutuskan pembelian hak waralaba. Disclosure pada awal pembelian hak waralaba dikenal juga dengan sebutan FOC (Franchise Offering Circular). Dalam praktek selanjutnya disclosure agreement kadang dilakukan jika franchisor memberikan satu informasi baru berkaitan dengan usaha waralaba tersebut kepada para franchisenya.

Disclosure Document

Disclosure Document dikenal juga dengan sebutan FOC (Franchise Offering Circular). Di dalam FOC harus tercantum neraca, dan P&L Statement dalam periode 3 tahun kebelakang yang sudah diaudit oleh akuntan publik. FOC diberikan paling tidak sepuluh hari sebelum calon franchisee memutuskan untuk membeli atau tidak hak waralaba yang ditawarkan oleh franchisor. Ketelitian dan disiplin calon franchisee untuk meminta FOC kepada franchisor merupakan salah satu faktor yang dapat melindungi calon franchisee atas investasi yang akan ditanamkannya. Jangan membeli hak waralaba dari franchisor yang tidak mau memberikan FOC kepada calon franchiseenya.

Distributorship (Dealer)

Distributorship merupakan hak yang diberikan oleh pabrikan atau wholesaler kepada individu/perusahaan untuk menjual produk atau jasa kepada pihak lain. Distributorship adalah cikal bakal dari format waralaba umumnya distributorship yang hanya menyangkut perpindahan kepemilikan produk bukan merupakan format waralaba. Namun demikian distributorship yang mencantumkan adanya disclosure dalam persyaratan kerjasamanya dapat disebut sebagai salah satu format waralaba yang paling sederhana.

Fee

Merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh penerima waralaba (franchisee) kepada pemberi waralaba (franchisor) yang umumnya dihitung berdasarkan persentase penjualan.

Franchise

Waralaba adalah perikatan dimana satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI).

Franchisor (Perusahaan Waralaba)

Franchisor adalah perusahaan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk mendistribusikan satu produk/jasa mempergunakan merek, logo dan sistem operasi yang dimilikinya.

Franchise Fee (Biaya Pembelian Hak Waralaba)

Franchise Fee adalah biaya pembelian hak waralaba yang dikeluarkan oleh pembeli waralaba (franchisee) setelah dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai franchisee sesuai kriteria franchisor. Umumnya franchise fee dibayarkan hanya satu kali saja. Franchise fee ini akan dikembalikan oleh franchisor kepada franchisee dalam bentuk fasilitas pelatihan awal, dan dukungan set up awal dari outlet pertama yang akan dibuka oleh franchisee.

Franchise Offering Circular (FOC)

FOC merupakan disclosure document yang diberikan oleh franchisor kepada kandidat franchisee yang telah terkualifikasi, sebelum ia memutuskan penandatanganan perjanjian waralaba. FOC berisi fakta – fakta finansial maupun non finansial berkaitan dengan franchisor dan para franchisee yang ada saat ini dan yang telah berhenti. Di Amerika Serikat, untuk melindungi investor (calon franchisee), FOC harus dipelajari oleh calon franchisee paling tidak selama 10 hari. Dalam waktu ini franchisor tidak diijinkan untuk mempengaruhi dan calon franchisee belum diijinkan untuk menandatangani perjanjian waralabanya. Untuk kondisi Indonesia, FOC baru merupakan satu kewajiban yang harus diberikan oleh franchisor, tanpa ada batas waktu yang jelas seperti halnya di Amerika Serikat.

Housemark

Housemark adalah merek dagang yang digunakan sebagai identitas untuk membedakan perusahaan dengan perusahaan lainnya. Housemark dapat berupa nama perusahaan, nama produk atau kumpulan produk atau bahkan nama gabungan dengan merek dagang (trademark/service mark) lainnya.

Hak Cipta (Copyright)

Hak cipta adalah hak ekslusif sesesorang untuk menggunakan dan memberikan lisensi kepada orang lain untuk menggunakan kepemilikan intelektual tersebut misalnya sistem kerja, buku, lagu, logo, merek, materi publikasi dan sebagainya.

Identify Items

Identify items adalah item – item seperti kemasan, seragam, POS materials, signage, bahan baku dan sebagainya yang harus digunakan oleh franchisee. Item – item ini terdaftar sebagai merek dagang yang dimiliki oleh franchisor.

Individual Franchisee

Individual Franchisee adalah franchisee yang bertindak atas nama sendiri yang memegang hak waralaba untuk satu outlet saja, dan tidak dapat menjual hak waralaba yang dimilikinya.

Initial Investment

Initial investment adalah modal awal yang harus disetorkan dan dimiliki oleh franchisee pada saat memulai usaha waralabanya. Initial investment terdiri atas franchise fee, investasi untuk fixed asset dan modal kerja untuk menutup operasi selama bulan – bulan awal usaha waralabanya.

Kuesioner Kualifikasi Pewaralaba (Franchisee’s Qualification Questionnaire)

Kuestioner Kualifikasi Pewaralaba adalah dokumen yang disiapkan oleh franchisor untuk dilengkapi oleh kandidat franchisee. Dokumen ini berisi informasi untuk menentukan apakah kandidat mampu dan memiliki motivasi untuk memulai usaha seperti yang dimiliki franchisor. Isi dari dokumen ini misalnya tentang siapa, dan mengapa kandidat tertarik membeli hak waralaba dari franchisor. Kemudian berapa besar kemampuan finansial dari kandidat dan sebagainya.

Manual Operasi (Operating Manual)

Manual Operasi dibuat oleh franchisor sebagai panduan operasional bagi franchisee. Manual operasi merupakan panduan yang komprehensif dan detail tentang bagaimana cara – cara melakukan fungsi – fungsi operasional dalam menjalankan bisnis franchisor. Di dalam manual ini dapat tercantum bab berkaitan dengan operasional, personalia, marketing, keuangan, kehumasan, customer service, perawatan dan sebagainya. Penyimpangan terhadap manual operasional dapat menyebabkan franchisee kehilangan hak waralabanya.

Master Franchisee

Master Franchise adalah franchisee yang mendapatkan hak waralaba langsung dari Franchisor meliputi area geografis tertentu yang umumnya meliputi satu wilayah hukum (negara). Master Franchisee dapat menjual hak waralabanya kepada Area, Multiple maupun Individual Franchisee.

Mystery Shoppers

Mystery Shopper adalah satu alat yang digunakan oleh franchisor atau franchisee untuk menilai seberapa baik penerapan standar operasional di satu outlet dilihat dari sisi pelanggan.

Multiple Franchisee

Multiple Franchisee adalah franchisee yang memegang hak waralaba untuk lebih dari satu outlet di area geografis tertentu, namun tidak dapat menjual hak waralaba yang dimilikinya.

Outlet Milik Franchisor (Company Owned Outlet, Pilot Store)

Franchisor yang terpercaya adalah franchisor yang telah terbukti sukses dan mengoperasikan outlet milik mereka sendiri yang dinamakan Company Owned Outlet atau Pilot Store. Jangan pernah membeli hak waralaba dari franchisor yang tidak memiliki outlet yang sejenis dengan outlet yang dipasarkan hak waralabanya.

Penawaran (Offer)

Penawaran merupakan komunikasi lisan atau tertulis dari franchisor kepada calon franchisee. Komunikasi tertulis dapat berupa prospektus dan sebagainya. (sumarsono, 2009)

Royalty Fee

Royalty fee berbeda dengan franchise fee. Jika franchise fee dibayarkan sebelum franchisee menjalankan waralaba, royalty fee dibayarkan kepada franchisor sesudah waralaba mulai beroperasi. Biaya ini wajib dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian antara franchisor dan franchisee. Misalnya setiap awal bulan. Nominal yang harus dibayarkan tergantung perjanjian yang sudah dibuat. Ada yang berdasarkan persentase tertentu penghasilan yang didapat franchisee, ada juga yang menentukan jumlah tetap yang harus dibayarkan tanpa terpengaruh jumlah pendapatan franchisee. Royalty fee harus dibayarkan selama kontrak waralaba masih berlaku. Lalu untuk apa saja royalty fee tersebut? Biasanya mencakup hal – hal seperti pelatihan yang disediakan oleh pihak franchisor, iklan dan promosi yang dibantu atau disediakan oleh franchisor, konsultasi yang disediakan oleh franchisor bagi franchisee untuk membantu menjalankan usaha, dan lain – lain. Tentunya tergantung kebijakan franchisor.

Itulah beberapa istilah bisnis waralaba (franchise) yang sering didengar dan penting diketahui bagi anda calon pebisnis, jangan lupa pastikan sudah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan serta memahami tentang bisnis franchise tersebut. Tertarik ingin menjalankan bisnis franchise jasa ekspedisi pengiriman barang eksport maupun import? Yuk segera bergabung menjadi mitra Sindo Shipping. Berikut ini akan kami jelaskan secara singkat mengenai informasi Franchise Sindo Shipping.

How to Become a Sindo Shipping Franchisee:

* Have commitment business in the Retail & Agency sector
* Fill out the Franchise Candidate Form and agree to be interviewed
* Have sufficient investment funds
* Own a location or accept the location offered
* Willing to run a franchise business or appoint someone who are considered capable of running a franchise business (as a Franchisee active)
* Willingtoattendtherequiredtraining(SindoShippingOperation,PPand SOP, Financial Control)
* Have a commitment in running a business Carry out an operational system in accordance with the Standard Operation Existing procedure, and obey the rules given by PT. Sindo Shipping, both now and in the past will come.

Franchisee Approval Steps:

* Submission / application as a franchisee


* Fill out the prospective franchisee form

* Interview


* MOU signing (100% deposit franchise fee payment)

* Location Survey Franchise Agreement

* Signing Staff Training (by ZOOM)

* Grand Opening-Start Operation

Franchisor’s Supports

►Brand, Price List dan SOP

►Staff Training (Classroom Training & on the job Training) preopen and continues via ZOOM

►Periodic New Product development

►Periodic operational system control Regularly

►National Campaign Promotion and annual price evaluate

Bisnis ekspedisi memang bisa menjadi peluang yang bagus untuk dijadikan potensi bisnis saat ini. Sindo Shipping menghadirkan peluang usaha jasa ekspedisi yang menjanjikan yang tentunya akan memberikan lebih banyak keuntungan, cocok untuk anda yang ingin memiliki usaha sendiri atau untuk mencari pekerjaan sampingan, bisnis ini sangat cocok untuk anda pilih, apalagi Sindo Shipping memberikan penawaran modal yang sangat minim yaitu hanya Rp 6.000.000 saja anda sudah bisa mendapatkan bisnis ekspedisi sendiri. Tunggu apalagi? Yuk bergabung menjadi Mitra Sindo Shipping sekarang! Jika anda berminat dan membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor whatsapp 081296055142 / 082145058370 dan mengenai promo – promo update berikutnya bisa cek di Instagram kami @Sindoshipping.

Jangan lupa cek artikel informasi lainnya mengenai :

😉 THANK YOU, HAVE A NICE DAY 😉

(Naskah : Velis Tim Marketing Digital Sindo Shipping)